ADVERTISEMENT

Minggu, 07 Agu 2022 14:30 WIB

Cerita Pemilik Payudara Super Besar, Sulit Napas hingga Sakit Punggung

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Woman dressing brassiere. Close-up rear view photo Ilustrasi bra payudara. Foto: Getty Images/iStockphoto/Zhenikeyev
Jakarta -

Araba Banson (24), seorang kurator seni asal London, Inggris, mengeluh akibat ukuran payudaranya yang terlalu besar sehingga membuatnya sering terbaring di tempat tidur dan kesulitan bernapas. Araba yang saat ini memiliki ukuran bra 34K menyatakan harus membayar 120 euro setiap dua bulan untuk membeli bra khusus yang kokoh untuk menopang payudaranya yang terus membesar.

Ia menyatakan sudah berkali-kali pergi ke dokter dan meminta prosedur operasi pengecilan payudara namun selalu ditolak dan hanya diminta untuk menurunkan berat badan saja. Akibat beban dan ketidaknyamanan yang sudah tak tertahankan, ia akhirnya memutuskan membuat halaman penggalangan dana pribadi untuk biaya operasinya.

"Saya tidak tiba-tiba memiliki payudara besar, mereka mulai tumbuh secara acak ketika saya berusia 19 tahun," ujar Araba dalam laman donasinya, dikutip dari Daily Mail, Minggu (7/8/2022).

"Suatu hari saya bangun dan payudara saya terus tumbuh, (sebelumnya) saya bahkan tidak memakai bra. Bra pertama saya adalah cup D, mereka mulai tumbuh dengan sangat cepat dan terus berkembang sejak saat itu," sambungnya.

Araba menyatakan ukuran payudaranya terus membesar seiring waktu dan bra yang dipakainya semakin sulit untuk digunakan.

"Saat ini, saya memakai 34K tetapi payudara saya keluar dari bra jadi itu indikasi bahwa saya membutuhkan yang lebih besar. Saya tidak mampu membeli yang lebih besar [jadi] saya akan memakai ini sampai saya bisa," tuturnya.

Menurut Araba, ukuran payudaranya ini kerap menyebabkan sakit punggung. Dia juga mengalami kesulitan bernapas dan juga sering menabrak benda-benda akibat ukuran payudaranya.

"Ini (dimulai) ketika saya kuliah sehingga selama ini saya hanya mengalami masalah dengan punggung saya, yang sangat membuat frustasi," ucapnya.

"Saya kesulitan bernapas karena payudara saya berada di atas saya, saya memiliki beban yang begitu berat di dada saya," keluhnya.

Meski mengalami kondisi fisik yang cukup sulit, Araba tetap mencoba melakukan beberapa bentuk olahraga demi kesehatannya.

"Ini benar-benar mempengaruhi postur saya, leher saya sekarang agak bengkok dan bahu saya membungkuk ke depan. Olahraga adalah sesuatu yang pasti membuat saya bertahan," pungkasnya.



Simak Video "Kebanyakan Duduk Saat WFH Lalu Sakit Punggung, Solusinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT