Kisah Pilu Pria Terpendek di Dunia, Tinggi Badan Hanya 72 Cm

ADVERTISEMENT

Kisah Pilu Pria Terpendek di Dunia, Tinggi Badan Hanya 72 Cm

Alethea Pricila - detikHealth
Rabu, 07 Des 2022 18:43 WIB
Edward Nino memegang rekor Pria Terpendek di Dunia dengan tinggi 72,10 cm. Namun menurutnya fisik bukan segalanya. Baginya, yang penting adalah kebaikan hati.
Kondisi langka yang diidap pria terpendek di dunia, (Foto: Instagram/ @edward_ninoh)
Jakarta -

Edward Nino merupakan pemegang rekor dunia dengan gelar 'Pria Terpendek di Dunia'. Ia memiliki tinggi badan 72,10 cm. Sebelumnya, pada 2010 Edward Guiness World Record telah mencatat namanya yang saat itu tinggi badannya 70,21 cm.

Saat itu, Edward belum bisa mendapatkan gelar tersebut karena telah diberikan kepada seorang pria asal Nepal yang mempunyai tinggi badan 67,08 cm. Setelah pria tersebut meninggal dunia, gelar 'Pria Terpendek di Dunia' diberikan kepada Edward. Ketika diberikan gelar tersebut pada 2020, Edward mengalami penambahan tinggi badan 1,89 cm dibandingkan 10 tahun lalu.

Hipotiroidisme Menjadi Penyebabnya

Orang tua Edward mengaku menyadari kondisi sang anak yang berhenti tumbuh sejak umurnya 4 tahun. Hal inilah yang membuat orang tuanya berkonsultasi medis untuk mengetahui penyebab berhentinya pertumbuhan itu.

Setelah 20 tahun kemudian, baru diketahui alasan pertumbuhannya terlambat adalah hipotirodisme parah. Dikutip dari Mayo Clinic, penyakit ini merupakan suatu kondisi di mana kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon. Hipotiroidisme mungkin tidak menimbulkan gejala yang nyata pada tahap awal. Pada kondisi tertentu, penyakit ini dapat menyebabkan kondisi pertumbuhan yang buruk sehingga mengakibatkan perawakan pendek.

Meski begitu, Edward mengaku tubuhnya serta penyakitnya bukanlah kendala besar baginya. Ia tetap melakukan kegiatana yang membuatnya bahagia yakni berdansa.

"Bagi saya, menari adalah cara untuk mengekspresikan kebahagiaan saya. Saya dapat mengekspresikan suara musik melalui tubuh kecil saya. Saya merasa bebas, kuat, dan saya yakin tidak ada hambatan untuk melakukan apa yang saya sukai," ucapnya dikutip dari laman Guinness World Record, Selasa (6/12/2022).

Kondisi serupa juga dialami oleh sang adik, Miguel. Ia menderita displasia pinggul yang membuatnya terkadang tidak bisa berjalan dengan mudah karena rasa sakitnya. Di usia 22 tahun, tinggi badannya 120 cm. Inilah yang membuat Edward akan selalu menemaninya, menyemangatinya, dan membantunya untuk merasa lebih baik.

"Saya bisa mencapai semua yang saya pikirkan. Segalanya mungkin... Ukuran dan tinggi tidak penting! Saya ingin orang melihat siapa saya sebenarnya kecil dalam ukuran, besar dalam hati," ucap Edward, dikutip dari laman Guinness World Record.



Simak Video "Kesalahan Umum Ortu yang Sebabkan Anak Pengidap Kanker Telat Ditangani"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT