12 Obat Kolesterol Terbaik, Anti Ribet dan Mudah Dicari

ADVERTISEMENT

12 Obat Kolesterol Terbaik, Anti Ribet dan Mudah Dicari

Fadilla Namira - detikHealth
Selasa, 13 Des 2022 18:20 WIB
Ilustrasi Kolesterol
Sederet obat kolesterol terbaik yang patut dicoba. (Foto: shutterstock)
Jakarta -

Kolesterol tinggi bisa diredakan dengan banyak cara, baik medis maupun tradisional. Akan tetapi, obat kolesterol terbaik pun tidak akan efektif bekerja jika pengidapnya masih menerapkan pola hidup buruk.

Kolesterol merupakan zat lilin yang berasal dari asupan makanan sehari-hari. Zat ini diolah tubuh untuk membantu meningkatkan sistem imun, memperlancar pencernaan, membentuk hormon, serta menciptakan vitamin D alami.

Meski terdengar bermanfaat, jumlah kolesterol jahat yang berlebih dalam tubuh dapat memicu penyakit mengancam jiwa, seperti stroke, hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. Untuk mengatasinya, gunakan 12 obat kolesterol terbaik berikut ini:

Obat Kolesterol Terbaik

Perlu diketahui, kolesterol tinggi jarang memicu gejala khusus. Guna mengetahui kadarnya, segera cek di layanan medis terdekat. Jika kedapatan melewati 200 mg/dL, atasi dengan pengobatan berikut ini:

1. Daun Sukun

Sukun merupakan buah tropis yang memiliki seribu satu manfaat. Meski buahnya sering diolah jadi gorengan, daun sukun sendiri bermanfaat untuk mengontrol kolesterol karena bersifat antiinflamasi, antiaterosklerosis, dan antiplatelet.

Berikut cara mengolahnya:

  • Bersihkan satu genggam daun sukun, lalu keringkan di bawah sinar matahari.
  • Rebus daun yang telah dikeringkan, kemudian tunggu hingga airnya menyusut setengah dari takaran awal.
  • Tambahkan kembali satu liter air dan tunggu sampai mendidih.
  • Jika air sudah surut, air rebusan daun sukun siap diminum.

2. Daun Salam

Tanaman aromatik ini umumnya dipakai oleh masyarakat Indonesia untuk menambah cita rasa masakan. Di samping itu, daun salam bermanfaat untuk mengurangi trigliserida dan risiko diabetes tipe 2.

Berikut cara mengolahnya:

Cara olah daun salam menjadi obat kolesterol:

  • Siapkan 10 hingga 15 lembar daun salam.
  • Cuci hingga bersih dan rebus dengan tiga gelas air.
  • Setelah itu, saring air rebusan daun salam dan minum selagi masih hangat. Agar semakin efektif, rebusan ini rutin diminum saat malam hari.

3. Ketumbar

Ketumbar sarat dengan antioksidan yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Jenis rempah ini memiliki banyak vitamin utama seperti asam folat, Vitamin C, Vitamin A, dan beta-karoten.

Berikut cara mengolahnya:

  • Rebus satu sendok teh biji ketumbar dalam secangkir air selama sekitar dua menit.
  • Setelah mendidih, saring dan minumlah.

4. Bawang Putih

Khasiat bawang putih agaknya tidak perlu diragukan lagi. Umbi-umbian ini mengandung senyawa belerang bernama allicin yang efektif menangkal kolesterol jahat dan tekanan darah tinggi. Obat alami sebaiknya dikunyah begitu saja, setelah dibersihkan supaya nutrisi di dalamnya terjaga.

5. Simvastatin

Simvastatin merupakan obat golongan statin yang paling banyak diresepkan oleh dokter. Obat ini bekerja sebagai inhibitor kompetitif pada HMG-CoA reduktase sehingga dapat menurunkan kolesterol secara signifikan. Meski begitu, manfaatnya kurang efektif bila tidak dibarengi dengan pola makan sehat.

Dikarenakan obat keras, penggunaanya wajib mengikuti aturan pakainya berikut ini:

Meredakan Kolesterol Tinggi Bersifat Genetik (Familial Hypercholesterolemia)

  • Anak-anak: 10-40 mg sekali sekali pada malam hari.
  • Dewasa: 40 mg sekali sehari pada malam hari.

Penurun Kolesterol dan Lemak Tinggi dalam Darah (Dislipidemia)

Dewasa: 10-20 mg sekali sehari pada malam hari. Pada kasus yang parah, dosis awal dapat ditingkatkan menjadi 20-40 mg.

Menghambat Risiko Penyakit Jantung

Dewasa: 20-40 mg sekali sehari pada malam hari.

Beberapa kondisi mewajibkan seseorang untuk menghindari simvastatin, seperti ibu hamil dan menyusui, gangguan autoimun, depresi, infeksi bakteri dan jamur, serta pengguna terapi transplantasi organ.

6. Rosemary

Penelitian pada 2014 mencatat orang yang mengonsumsi 10 gram ramuan bubuk rosemary setiap hari akan memengaruhi kadar kolesterol rendah. Ramuan tersebut pun disarankan oleh peneliti untuk membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan kondisi kronis lainnya.

7. Teh Hijau

Teh hijau dan teh hitam adalah media obat tradisional yang efektif mencegah penyakit berbahaya. Sebab, kedua jenis tersebut mengandung senyawa antioksidan bernama katekin dan epigallocatechin gallate untuk menurunkan kolesterol jahat. Perlu diingat, pengonsumsiannya akan lebih baik bila tidak ditambahkan gula terlalu banyak.

8. Kedelai

Food and Drug Administration AS (FDA) merekomendasikan 25 gram kedelai utuh sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh untuk membantu mengurangi kolesterol dan risiko penyakit jantung. Caranya bisa direbus ataupun dipanggang. Agar lebih bervariasi, masyarakat bisa menggantinya dengan 250 ml susu kedelai.

9. Fenofibrate

Selain simvastatin, obat golongan statin lainnya juga ampuh menurunkan kolesterol dan trigliserida dalam darah adalah fenofibrate.

Obat ini mungkin tidak cocok bagi pengidap penyakit ginjal parah, gangguan hati, saluran empedu atau penyakit kandung empedu, dan radang pankreas yang tidak disebabkan oleh kadar lemak yang tinggi dalam darah.

Selain itu, fenofibrate tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui, anak-anak (di luar pengawasan dokter, riwayat alergi, dan sensitif kulit terhadap sinar matahari dan obat anti nyeri.

Untuk itu, perhatikan dosis pemakaiannya berikut ini dikutip dari MIMS:

Hipertrigliseridemia dan Kolesterol Tinggi

  • Dewasa: 200-267 mg sekali sehari dengan rata-rata dosis 67 mg tiga kali sehari

Hipertrigliseridemia Berat dan Risiko Penyakit Jantung

  • Dewasa: 200-267 mg sekali sehari tergantung respons pengguna

10. Lidah Buaya

Lidah memiliki banyak nutrisi aktif untuk membantu mengurai penumpukan plak di pembuluh darah, seperti vitamin B3, vitamin C, enzim lipase, dan asam folat. Jus lidah buaya sebaiknya diminum di pagi hari setelah sarapan.

11. Suplemen Vitamin B3

Niacin atau vitamin B3 juga disebut asam nikotinat terbukti secara signifikan menurunkan kolesterol jahat dan lemak di samping menaikan kolesterol baik untuk membentuk sistem imun tubuh.

Dikutip dari Very Well Health, niasin dosis tinggi dapat membantu menurunkan kolesterol bila dikombinasikan dengan obat yang disebut statin. Suplemen ini bisa ditemukan bebas di pasaran.

12. Nanas

Kaya akan bromelain, nanas mampu memecah pembekuan darah akibat kolesterol tinggi. Selain itu, buah kuning ini tinggi vitamin C dan antioksidan sehingga baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

Antioksidan diyakini berguna menangkal radikal bebas yang merusak yang mendorong penumpukan plak yang menyebabkan aterosklerosis dan penyakit jantung diabetes.

Obat kolesterol terbaik tentunya tidak serta-merta manjur begitu saja, tanpa adanya dorongan budaya hidup sehat. Jika timbul gejala-gejala khusus akibat penumpukan plak, segera laporkan ke dokter terdekat. Sebagai pendeteksian dini, orang dewasa muda yang telah berusia 20 tahun ke atas dianjurkan untuk mengecek kadar kolesterol setidaknya lima tahun sekali.



Simak Video "Indonesia Catat 11 Ribu Kasus Baru Kanker pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT