Cara-cara 'Membunuh' Insomnia: Bereskan Rumah hingga Makan-makan

ADVERTISEMENT

Ulasan Khas Insomnia

Cara-cara 'Membunuh' Insomnia: Bereskan Rumah hingga Makan-makan

Nurvita Indarini - detikHealth
Rabu, 31 Okt 2012 16:19 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Saat insomnia melanda, ada banyak hal yang dilakukan untuk mengusir gangguan tidur yang satu ini. Ada yang memilih untuk membereskan rumah, menonton televisi, dan bahkan makan sampai kenyang.

"Saat insomnia biasanya saya malah membereskan rumah. Menyapu, mengepel, hingga mencuci baju saat orang-orang sedang enak-enaknya tidur. Kalau capek mungkin saya akan lebih gampang tidur," ujar Devi, seorang karyawati, menuturkan pengalaman insomnianya kepada detikHealth, Rabu (31/10/2012).

Saat sudah lelah bekerja membereskan rumah, Devi biasanya tidak begitu saja langsung tertidur. Meski sudah mematikan lampu kamar, namun mata perempuan berusia dua puluh tahunan itu masih enggan terpejam.

"Akhirnya saya nyalakan televisi di kamar. Kadang sambil baca-baca buku. Beberapa kali saya akhirnya ketiduran, tapi sering juga malah baru ngantuk pas subuh saat orang-orang bangun," tutur Devi.

Lain lagi dengan Dewi. Insomnia biasanya melanda Dewi saat hari libur. Karena kurang aktivitas justru membuatnya gelisah, sehingga kerap tidak bisa tidur di malam hari.

"Biasanya kalau insomnia saya makan-makan saja. Untungnya sih saya orang yang nggak gampang gemuk biarpun banyak makan. Kadang juga saya BBM sama teman yang sesama insomnia sampai ketiduran," ujar Dewi.

Sedangkan Rafik memilih mendengarkan musik dan menulis untuk 'membunuh' insomnianya. "Saya biasanya mendengarkan Mozart," ucapnya.

Namun terkadang musik pun tak mempan melawan 'kesaktian' insomnia. Sehingga mahasiswa sebuah universitas di Bogor ini memilih menikmati suasana malam jalanan.

"Kadang saya nongkrong di pinggir jalan, lihat-lihat kendaraan yang lewat. Kadang juga ngobrol sama teman yang juga insomnia," imbuh Rafik.

Ada sejuta cara untuk 'menjinakkan' insomnia. Terkadang suatu cara yang ampuh bagi seseorang malah tidak ampuh bagi yang lain. Apapun, insomnia tidak boleh disepelekan.

(vit/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT