ADVERTISEMENT

Rabu, 19 Des 2012 17:00 WIB

Ulasan Khas Autisme

Masa Depan Anak Autis, yang Terpenting Bisa Mandiri dalam Keseharian

Nurvita Indarini - detikHealth
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Anak tanpa gangguan autisme mungkin bisa bebas merancang masa depannya. Misalnya akan sekolah di jurusan tertentu dan di sekolah favorit. Namun bagi anak autis, yang paling penting bagi mereka ke depannya adalah bisa hidup mandiri dalam kehidupan sehari-hari.

"Yang penting mereka harus mandiri, tidak dilayani lagi. Misalnya di rumah bisa makan sendiri, mandi sendiri. Dalam keseharian bisa mandiri 100 persen," ujar psikiater anak dr Melly Budhiman, SpKJ, dalam perbincangan dengan detikHealth, Rabu (19/12/2012).

Selanjutnya kemampuan dan kecerdasan anak diasah, sehingga mereka bisa hidup seperti anak-anak lain seusianya. Bahkan ada beberapa kasus anak dengan autis bisa sekolah di sekolah umum, hingga tingkat sarjana.

"Semua tergantung kecerdasan si anak. Biasanya setelah diterapi, banyak yang gejala autisnya gugur," sambung dr Melly.

Beberapa anak dengan autis yang ditemui dr Melly ada yang jago di bidang musik, ada yang pintar melukis, bahkan ada yang pintar matematika. Sebagaimana anak-anak pada umumnya, anak autis juga punya keunikan sendiri-sendiri.

Hal yang sama disampaikan pendiri Masyarakat Peduli Autisme Indonesia (MPATI), Gayatri Pamoeji, dalam buku 200 Pertanyaan & Jawaban Seputar Autisme. Bagi anak autis kebutuhan menjadi mandiri merupakan yang utama, terutama bagi mereka yang low functioning. Orang tua perlu mengajarkan bagaimana anak mandiri dalam kehiupan sehari-hari sehingga kelak saat dewasa tidak menjadi beban orang lain.

"Tidak banyak yang bisa diubah jika anak autis sudah dewasa, misalnya di atas usia 18 tahun. Namun tidak berarti usaha untuk membuat mereka lebih baik tidak perlu dilakukan," kata Gayatri.

Nah, saat anak-anak ini sudah dewasa, titik berat pengajaran ada pada kemampuan untuk mandiri dan cara mengontrol emosi.

(vit/ver)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT