Bukan Sekadar Ngangkang, Ini Posisi Ideal Bonceng Motor

Duduk Ngangkang di Mata Dokter

Bukan Sekadar Ngangkang, Ini Posisi Ideal Bonceng Motor

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Selasa, 08 Jan 2013 10:36 WIB
Bukan Sekadar Ngangkang, Ini Posisi Ideal Bonceng Motor
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta -

Anjuran Pemerintah Kota Lhokseumawe, Aceh untuk duduk menyamping saat membonceng banyak ditentang karena tidak sehat dan tidak aman. Namun sekadar ngangkang juga belum tentu sehat. Berikut ini posisi ideal bonceng motor menurut dokter.

"Idealnya duduk tegak," kata Dr Roslan Yusni Hasan, SpBS, ahli saraf dari RS Mayapada saat dihubungi detikHealth, Selasa (8/1/2013).

Kenyataannya, tidak semua penumpang sepeda motor baik yang memegang kemudi maupun yang membonceng, bisa duduk dengan tegak. Pengendara dan pembonceng motor tipe sport misalnya, cenderung untuk duduk dengan posisi membungkuk terutama kalau posisi jok belakangnya sangat tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kondisi seperti ini, membonceng dengan posisi duduk ngangkang sekalipun tidak bisa dibilang ideal. Meskipun ngangkang, posisi tulang belakang tetap melengkung dan dalam waktu yang lama bisa memicu berbagai keluhan seperti nyeri punggung.

Selain harus duduk tegak, Dr Roslan menegaskan bahwa sebaiknya posisi duduk saat membonceng sepeda motor juga menghadap ke depan. Duduk menyamping kurang dianjurkan karena tidak leluasa melihat ke depan, sehingga reaksinya tidak akan bagus saat terjadi sesuatu.

"Kalau tidak bisa lihat ke depan, reaksi yang di belakang jadi kurang bagus saat terjadi sesuatu misalnya kecelakaan. Nanti tahu-tahu jatuh," lanjut Dr Roslan.

Lebih lanjut Dr Roslan mengatakan bahwa duduk menyamping juga tidak dianjurkan bagi orang yang punya gangguan kesehatan termasuk saraf kejepit atau Herniated Nucleus Pulposus (HNP). Posisi duduk menyamping dinilai bisa memperburuk kondisi tersebut.

Selain itu, posisi duduk menyamping juga bisa memperburuk skoliosis atau kelainan rangka tubuh berupa kelengkungan tulang belakang. Kelainan ini umumnya disertai gejala nyeri yang akan memburuk jika dipaksakan untuk duduk menyamping saat membonceng sepeda motor.

(up/vit)
Duduk Ngangkang di Mata Dokter
7 Konten
Kota Lhokseumawe baru-baru ini memberlakukan larangan untuk duduk ngangkang saat mengendarai motor. Namun, apakah peraturan tersebut baik untuk kesehatan masyarakatnya? Simak ulasan khas kali ini.

Berita Terkait