Selain tidak nyaman, duduk menyamping saat membonceng sepeda motor juga tidak trendi karena mirip embah-embah berkebaya yang memang kesulitan duduk ngangkang. Bahkan bagi embah-embah lansia, duduk menyamping pun dirasa kurang stabil.
"Sebagian lansia punya gangguan keseimbangan sehingga rawan jatuh. Nah, itu butuh posisi yang stabil dan harusnya (duduk) ngangkang lebih stabil," kata dr Siti Setiati, SpPD, ahli gerontologi atau ilmu penuaan saat dihubungi detikHealth, Selasa (8/1/2013).
Namun untuk memberikan anjuran duduk ngangkang bagi para lansia saat membonceng, dr Siti mengaku butuh evidence atau bukti ilmiah sementara penelitian tentang hal itu belum banyak dilakukan. Penilaiannya bahwa duduk ngangkang lebih stabil baru berdasarkan logika saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagi-lagi, dr Siti tidak berani memberikan anjuran untuk lansia berkebaya terkait posisi duduk di sepeda motor karena belum memiliki evidence. Ia hanya menegaskan bahwa makin tua umur seseorang maka gangguan keseimbangan akan lebih sering muncul sehingga butuh posisi yang stabil.
"Kalau pakai kebaya ya jangan naik sepeda motor, gitu aja kalau saya. Kalau naik motor, pakai celana lebih aman," tambah dr Siti yang tidak bersedia memberikan komentar secara pribadi perihal larangan membonceng motor dengan posisi ngangkang di Aceh.
Masih menurut dr Siti, tidak semua lansia mengalami gangguan keseimbangan. Hanya sebagian saja yang mengalaminya, namun secara teori makin tua umur seseorang maka kemampuan untuk menjaga keseimbangan akan berkurang sehingga mudah jatuh maupun pusing.
(up/vit)











































