Rabu, 01 Mei 2013 17:03 WIB

Ada Apa dengan Asma?

Rokok, Musuh Besar Pasien Asma

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Topik Hangat Ada Apa dengan Asma?
Jakarta - Rokok selalu membawa efek yang buruk bagi kesehatan, baik yang merokok langsung maupun yang hanya menghirup asapnya saja. Tidak terkecuali pada penderita asma. Ada baiknya penderita asma menjauhi asap rokok. Sebab diungkapkan oleh para dokter bahwa asap rokok yang dihirup penderita asma bisa mengganggu saluran napasnya.

"Asap rokok merupakan polusi udara. Bagi penderita asma yang mengalami gangguan di saluran napasnya, beberapa bisa kambuh asmanya karena menghirup asap rokok. Sebisa mungkin jauhi asap rokok, hindari duduk atau berdiri berdekatan dengan orang yang sedang merokok," ujar dr Emma Nurhema SpA, dokter spesialis paru anak RSUP Persahabatan, kepada detikHealth, Selasa (30/04/13).

Selain itu, berdasarkan kajian yang dilakukan oleh peneliti dari Imperial College di London, ditunjukkan adanya penurunan jumlah anak-anak penderita asma sebesar 12 persen di tahun pertama setelah aturan larangan merokok di ruang publik tertutup diterapkan.

Dengan hasil tersebut mereka kemudian menghitung adanya penurunan angka perawatan pada 12 bulan berikutnya, yang menunjukan adanya penurunan hingga 12 persen dan kemudian 3 persen setiap dua tahun berikutnya. Ini berarti dalam 3 tahun jumlahnya akan setara dengan sekitar 6.800 kasus perawatan di rumah sakit, seperti dikutip dari BBC, Selasa (30/04/13).

"Bagi beberapa orang penderita asma, asap rokok bisa menjadi pemicu asma. Orang yang menderita asma sebaiknya hindari asap rokok, apalagi merokok. Walaupun mungkin tidak memicu asmanya kambuh, namun rokok bisa memperburuk kondisi saluran napasnya," lanjut dr Emma.

Tidak semua perokok mengetahui bahwa ada penderita asma di sekitarnya. Jadi sebisa mungkin penderita asma memiliki inisiatif untuk menjauhi orang yang sedang merokok. Sebab asap rokok bagi sebagian penderita asma bisa memicu kekambuhan.

"Jika ada penderita asma, lalu disekitarnya ada perokok, tegur secara perlahan. Mungkin saja perokok itu tidak tahu bahwa orang di dekatnya tersebut menderita asma. Tapi lebih baik menjauh saja. Lebih baik mencegah daripada mengobati," lanjut DR Dr Aru Sudoyo, SpPD, praktisi kesehatan RS Medistra kepada detikHealth, Selasa (30/04/13).

(up/up)
Topik Hangat Ada Apa dengan Asma?