Rabu, 08 Mei 2013 18:01 WIB

Perawatan Bayi Baru Lahir

Hati-hati Bunda, Ini Penyakit yang Rentan Menyerang Si Kecil

Erninta Afryani Sinulingga - detikHealth
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Ibu mana yang tidak cemas jika buah hatinya sakit. Jangankan sakit yang berat, sakit ringan seperti flu atau demam sudah tentu dapat membuat ibu pusing dan tidak bisa tidur.

Penyakit-penyakit seperti ruam popok, hidung mampet, hingga demam pasca imunisasi adalah penyakit yang seringkali terjadi pada si kecil. Jangan khawatir atau terlalu panik, hal ini ternyata dapat diatasi dengan pemberian ASI.

Menurut dr Utami Roesli, SpA, MBA, IBCLC spesialis anak RS St Carolus penyakit tersebut dapat menyerang anak, tetapi tergantung pada usianya juga. "Pertolongan pertama tetap ASI, karena untuk bayi atau anak yang baru lahir obat-obatan tentu keras, untuk itu ibu harus berhati-hati sekali," ujarnya.

Dr Utami menegaskan bahwa sebisa mungkin hindarkan bayi dari obat-obatan yang mengandung bahan kimia. Pemberian ASI dengan sering selain memiliki dampak yang baik bagi anak, juga dapat meningkatkan kualitas hidup ibunya.

Selain penyakit tersebut, flu yang menyerang bayi seringkali meninggalkan kotoran di daerah hidungnya. Kotoran-kotoran ini jika dibiarkan dapat menyebabkan kesulitan bernapas pada bayi.

Nah, karena bayi masih sangat sensitif ibu harus membersihkannya dengan lembut. "Kotoran-kotoran hidung itu bisa dibersihkan dengan kapas yang dilinting, kemudian dimasukkan ke hidungnya. Biasanya bayi akan bersin dan kotorannya akan keluar sendiri," jelasnya saat berbincang dengan detikhealth dan ditulis pada Rabu (8/5/2013).

Sama halnya ketika membersihkan telinga mungil bayi, ibu tak perlu menggunakan cotton bud. "Bersihkan saja bagian daun telinganya dengan kapas, terlalu berbahaya jika membersihkan dalam-dalam," tambah dokter yang juga Ketua Sentra Laktasi Indonesia.

Bayi tentu rentan terhadap berbagai penyakit apalagi jika lingkungannya tidak mendukung. Karena itu lindungilah bayi Anda sebaik mungkin agar terhindar dari penyakit yang tidak diinginkan.

(vit/vit)