Ejakulasi memang dipengaruhi oleh banyak faktor. Keadaan tubuh yang lelah, kondisi pikiran yang tidak tenang, bahkan perasaan bersalah pada pasangan bisa menyebabkan gangguan ejakulasi. Namun benarkah terlalu sering masturbasi juga berpengaruh?
"Karena dulu waktu dia masturbasi enggak ada partner kan, kapan pun dia mau ya dia lakukan," ujar Dr Andri ketika diwawancarai detikhealth dan ditulis pada Rabu (18/12/2013).
"Caranya dengan merangsang si wanita dengan foreplay lebih lama. Bagian penis sebisa mungkin jangan disentuh, rangsang saja si wanita di bagian zona erotisnya. Ketika wanita sudah mau orgasme baru lakukan penetrasi," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Psikolog Rosdiana S. Tarigan, MPSi MHPEd mengatakan bahwa kecenderungan seseorang untuk masturbasi bisa dilakukan dengan berbagai cara."Kita bantu mengatasi kebiasaan itu dengan mengalihkan dia ke kegiatan yang lebih baik, misalnya berolahraga atau kegiatan lainnya," ujarnya.
Menurutnya, upaya untuk mengalihkan masturbasi ke hal lain harus dilakukan sedini mungkin. Sebab jika dibiarkan, hal itu bisa menyebabkan gangguan pada pasangan suami istri tersebut. Diharapkannya penyelesaian masalah antara suami istri bisa dilakukan dengan negosiasi.
"Jadi bisa tahu diantara suami dan istri ini maunya mereka sebenarnya apa masing-masing." pungkasnya.











































