Rabu, 28 Mei 2014 13:01 WIB

Ulasan Khas Usus Buntu

Ini Akibatnya Jika Radang Usus Buntu Tak Kunjung Dioperasi

M Reza Sulaiman, Ajeng Annastasia Kinanti - detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Topik Hangat Ulasan Khas Usus Buntu
Jakarta -

Radang usus buntu memang bukan penyakit mematikan dan bisa disembuhkan. Jika radangnya masih dalam kategori awal, penyakit ini bisa disembuhkan dengan mengonsumsi antibiotik setelah berkonsultasi ke dokter.

Akan tetapi jika kategorinya sudah parah atau akut, jalan satu-satunya untuk sembuh adalah dengan operasi pengangkatan usus buntu. Namun tak semua orang mau dioperasi meski kategori radangnya sudah akut.

Hal ini dikarenakan persepsi radang usus buntu bukanlah penyakit mematikan masih beredar di masyarakat, sehingga banyak yang menganggap remeh penakit ini. Selain itu takut operasi juga sering menjadi alasan orang untuk menolak diangkat usus buntunya.

Lalu jika tak dioperasi, adakah risikonya bagi kesehatan tubuh? Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD, KGEH, MMB dari Divisi Gastroenterologi, Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM mengatakan bahwa jika pasien menolak diopeasi, risikonya yang terjadi adalah usus buntu tersebut akan pecah akibat peradangan akut.

"Biasanya disebut sebagai perforasi. Perforasi merupakan salah satu komplikasi dari radang usus buntu, di mana bagian tersebut telah pecah sehingga isinya keluar menuju rongga perineum yang dapat menyebabkan peradangan lebih lanjut,"

Lebih lanjut, dr T Bahdar Johan, SpPD yang dihubungi terpisah mengatakan bahwa jika perforasi sudah terlanjur terjadi, risiko infeksi menyebar ke bagian tubuh lain dapat menimbulkan ancaman kesehatan yang lebih serius, bahkan dapat menyebabkan kematian.

"Kalau misalnya perforasi tadi sudah terjadi, maka bisa menimbulkan radang. Nah, peradangan ini kalau sudah menyebar ke selaput perut bisa berbahaya, bahkan bisa menimbulkan kematian," tutur dr Bahdar ketika dihubungi detikHealth dan ditulis, Rabu (28/5/2014).

dr Bahdar mengatakan bahwa memang tak semua radang usus buntu harus ditangani dengan operasi. Namun yang harus diingat bahwa pemberian antibiotik saja dapat memiliki efek penyembuhan yang sama kepada orang yang berbeda. Hal ini dikarenakan bakteri penyebab radang di setiap orang bisa saja berbeda.

Ia melanjutkan bahwa memang dokter tidak bisa memaksakan tindakan operasi kepada pasien. Akan tetapi jika dinilai operasi merupakan jalan terakhir dan pasien tetap menolak, biasanya pasien diharuskan memberikan surat pernyataan menolak operasi, dengan risiko keadaannya makin memburuk.

"Ada beberapa kasus yang seperti itu, menolak operasi ternyata pecah dan memburuk," pungkas dokter yang praktik di RS Premier Bintaro ini.

(up/up)
Topik Hangat Ulasan Khas Usus Buntu