Rabu, 28 Mei 2014 18:07 WIB

Ulasan Khas Usus Buntu

Ini Sebabnya Anak-anak Jarang Kena Radang Usus Buntu

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Topik Hangat Ulasan Khas Usus Buntu
Jakarta -

Pada prinsipnya, radang usus buntuk bisa menyerang siapa saja, tidak peduli berapapun usianya. Namun dibandingkan orang dewasa, anak-anak cenderung lebih jarang mengalami penyakit yang membutuhkan operasi untuk menyembuhkannya ini.

Konsultan saluran cerna dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Dr dr Rino Alvani Gani, SpPD, K-GEH, FINASIM mengatakan bahwa radang usus buntu jarang ditemukan pada anak-anak. Salah satu alasannya terkait fungsi usus buntuk sebagai training center bagi sistem kekebalan tubuh.

Pematangan sistem kekebalan tubuh terjadi di usus buntu saat seseorang masih bayi. Proses ini berlangsung hingga kira-kira orang tersebut memasuki usia 5 tahun.

"Area tersebut masih belum bereaksi terhadap infeksi saat itu," kata dr Rino saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis Rabu (28/5/2014).

Oleh karena itu, radang usus buntu biasanya ditemukan pada usia di atas 5 tahun. Namun demikian, radang yang dialami pada anak-anak maupun dewasa tidak ada perbedaan. Begitu pun dengan penanganannya, biasanya sama-sama harus dioperasi.

Pendapat yang sama juga disampaikan oleh dr Andra Azwar, SpPD dari RS Royal Taruma Jakarta. Menurut dr Andra, tidak ada perbedaan pada cara mengobati radang usus buntu, antara pasien dewasa dengan anak-anak. Operasi, sama-sama sering dibutuhkan.

"Kalau tidak dilakukan tindakan operasi, risiko perforasi (bolong) juga bisa dialami oleh anak-anak," kata dr Andra.

(up/up)
Topik Hangat Ulasan Khas Usus Buntu