"Nggak ada hubungannya mandi dengan melancarkan peredaran darah. Semua mandi sama saja," tandas Dr dr Andhika Rachman, SpPD ketika dihubungi detikHealth dan ditulis Rabu (10/9/2014).
Lebih jauh dokter yang berpraktik di RS Cipto Mangunkusumo tersebut mengaku belum pernah menemukan literatur atau laporan penelitian ilmiah yang mengaitkan antara mandi, utamanya di pagi hari, dengan peredaran darah seseorang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi satu pendapat berbeda dikemukakan oleh dr Eddy Karta SpKK dari Edmo Clinic, Jakarta Selatan. Ia menduga mandi pagi dapat melancarkan peredaran darah sebagai efek dari gerakan menggosok dan menekan kulit tubuh selama mandi.
"Namun mandi juga memiliki risiko tersendiri jika dilakukan berlebihan atau salah. Misal mandi terlalu sering dan lama atau mandi dengan cara menggosok (scrubbing). Kulit menjadi kering, mudah iritasi bahkan mudah pecah," terangnya.
Lantas apa manfaat mandi pagi dengan air dingin? "Mandi di pagi hari, apalagi menggunakan air dingin terasa lebih menyegarkan bagi tubuh," ujar dr Laksmi Duarsa SpKK dari D&I Skin Center, Denpasar, Bali mengamini pernyataan dr Andhika.
Walaupun begitu, dr Laksmi mengingatkan bila kondisi badan sedang tidak fit atau suhu udara sedang rendah alias dingin, tidak disarankan untuk mandi menggunakan air dingin.
"Sebaiknya gunakan air hangat. Mandi dengan air hangat juga bisa memberi efek relaksasi dan melemaskan otot-otot," katanya.











































