"Kalau sabun batangan ya biasa saja ya pakai tangan saja. Tapi kalau sabun cair asal mau menggunakan spons atau shower puff juga sama saja. Asal tidak digosok-gosok terlalu kencang sehingga bisa menimbulkan iritasi," ujar dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, dari D&I Skin Center, Denpasar, Bali, saat dihubungi detikHealth pada Rabu (10/9/2014).
Menurut dr Darma, iritasi pada kulit saat mandi terjadi karena gosokan yang terlalu kencang. "Kalau digosok secara lembut, mau menggunakan apa saja tidak masalah," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iya betul, tarikan bisa mempengaruhi kerontokan rambut. Apalagi kalau tarikannya kencang dan rambutnya rapuh. Ini berlaku juga dengan ikatan ya. Keseringan mengikat rambut terlalu kencang juga bisa menyebabkan rambut menjadi rontok dan rapuh.
Sependapat dengan dr Darma, dr Eddy Karta, SpKK, dari Edmo Clinic Jakarta Selatan juga membenarkan bahwa mandi dengan scrub atau waslap, kemudian menggosok tubuh terlalu kasar dapat merusak lapisan stratum korneum. Begitu juga dengan penggunaan handuk yang bahannya tidak lembut.
"Rusaknya lapisan stratum korneum selanjutnya akan membuat kulit sehat di bawahnya terpajan udara luar tanpa perlindungan. Hal ini akan memberikan reaksi iritasi. Tidak jarang orang kulitnya menjadi merah, iritasi serta perih atau kaku justru sesudah mandi dengan pola tersebut," tutur dr Eddy.
Pesan dr Eddy, pilihlah handuk yang berbahan lembut. Selain itu, saat mengeringkan tubuh usai mandi tekankan handuk secara lembut. Hindari menggosok kulit dengan handuk terlalu kasar.
(ajg/vit)











































