Rabu, 17 Sep 2014 18:05 WIB

Ulasan Khas Ereksi Abnormal

Penis Terasa Sakit Saat Ereksi? Eit, Jangan Diurut Ya

Firstrianisa Gustiawati - detikHealth
Illustrasi: Thinkstock Illustrasi: Thinkstock
Jakarta - Penis bisa saja terasa sakit akibat seorang pria jatuh dari sepeda motor. Cedera pada saat ereksi pun bisa berdampak pada munculnya rasa sakit di penis saat melakukan aktivitas seksual karena penis yang menjadi bengkok. Nah, saat penis terasa sakit jangan coba-coba diurut ya.

"Harus dicari sebab sakitnya di mana, langsung dibawa ke dokter. Jangan diurutlah," pesan dr Nugroho Setiawan, MS, SpAnd dari RS Fatmawati saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (17/9/2014).

Nantinya dokter akan mencari tahu apa yang menyebabkan penis seorang pria terasa sakit. Sehingga nantinya akan dilakukan pengobatan yang tepat. "Kalau sudah ke dokter kan mereka bisa tahu pengobatan yang tepat seperti apa karena kemungkinan operasi itu ada," sambung dr Nugroho.

Penyakit penis bengkok atau peyronie terjadi kala penis bengkok ke samping, ke atas, atau ke bawah saat ereksi, di mana kondisi ini menyakitkan saat ereksi atau jika kelengkungan penis mengganggu hubungan seksual.

Ketika pria terangsang secara seksual, darah mengalir ke dalam ruang seperti spons dalam penis, memperbesar dan membuat penis kaku. Nah, penis bengkok biasanya terjadi ketika ruang tersebut tidak berkembang secara merata. Paling sering, hal ini disebabkan perbedaan normal pada anatomi penis, tapi kadang-kadang juga terjadi karena adanya jaringan parut atau masalah lain yang membuat ereksi jadi menyakitkan.

Kelengkungan pada penis ini dapat terjadi setelah cedera pada penis, seperti pembuluh darah yang pecah yang terjadi saat berhubungan seks atau kegiatan atletik.

Apa gejala awal sakit peyronie? "Gejala awalnya itu sakit lalu ada radang. Nah, kalau sudah muncul gejala seperti itu harus dibawa ke dokter. Kalau memang terjadi peyronie ya nggak ada jalan lain selain operasi. Kalau obat-obatan biasa tidak akan bisa," kata Prof DR. dr. Wimpie Pangkahila SpAnd, FAACS saat dihubungi terpisah.

Gejala lainnya adalah bila daerah penis menebal atau terdapat benjolan keras semacam plak pada batang penis. Biasanya plak yang muncul lebih dari satu. Penampakan penis seperti jam pasir juga bisa menjadi tanda. Selain itu yang paling kentara adalah bentuk penis yang membengkok saat ereksi dan disertai rasa nyeri. Jarang sekali terjadi penis terasa nyeri saat tidak ereksi.

Tidak diketahui persis berapa banyak jumlah laki-laki yang mengalami penyakit Peyronie, tapi diperkirakan sekitar 1 sampai 3 persen, menurut Weill Cornell Medical College. Jumlah ini bisa jadi lebih banyak karena beberapa pria mungkin tidak tahu bahwa mereka mengalami kondisi tersebut, atau mungkin malu mengungkapkannya.

(vta/up)