Rabu, 08 Okt 2014 09:04 WIB

Serba-serbi si Karet KB

Banyak Jenisnya, Tidak Semua Kondom Bisa Dipakai Tiap Orang

Ghea Rianti Purnamasari - detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock) Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Kondom memiliki banyak jenisnya seperti yang terbuat dari bahan latex, kulit, atau yang berbahan ekstra tipis. Dengan banyaknya jenis kondom yang beredar, seseorang harus bisa memilih kondom yang tepat karena tidak semua kondom bisa digunakan untuk tiap orang.

Dikatakan oleh seksolog dr Andri Wanananda, MS, salah memakai kondom bisa menimbulkan efek alergi. Berbagai macam bahan yang digunakan pada kondom dapat memicu reaksi alergi terlebih jika kulit pemakainya sensitif.

"Tidak semua jenis kondom dapat dipakai oleh semua orang. Beberapa orang mungkin cuma cocok sama satu jenis kondom saja. Cara memilihnya ya yang harus diutamakan adalah tidak menimbulkan alergi, bahan kondom kualitasnya baik, dan kondom tidak bocor," papar dr Andri menjelaskan bagaimana memilih kondom yang baik kepada detikHealth dan ditulis pada Rabu (8/10/2014).

dr Andri yang juga dosen di Universitas Tarumanegara mengatakan pada umumnya hampir semua jenis kondom yang berkualitas 95 persen sudah teruji secara klinis aman bagi kulit penis. Namun terkadang memang ada kulit yang peka terhadap bahan-bahan pembuat kondom.

Seperti contohnya bahan latex pada kondom. Dilaporkan dari berbagai sumber dapat menimbulkan reaksi seperti sensasi terbakar, ruam, iritasi, gatal, kulit melepuh, dan reaksi alergi yang paling parah adalah anaphylaxis.

Anaphylaxis adalah reaksi alergi yang parah dan memerlukan perawatan medis darurat. Gejala dari alergi ini termasuk di antaranya kesulitan bernapas, pembengkakan bibir, lidah, tenggorokan, serta denyut jantung yang cepat, dan nyeri dada. Jika tidak segera ditangani reaksi alergi ini dapat berakibat fatal.

"Alergi pada kondom ini sangat individual sifatnya ya. Pokoknya sekali alergi terhadap satu jenis kondom langsung dibuang dan jangan pakai jenis yang sama, ganti dengan yang lain," tambah dr Andri.

Jika kulit penis timbul reaksi alergi ringan seperti ruam dari kondom, dr Andri menyarankan agar segera menggunakan antihistamine yang berguna untuk menangani gejala alergi.

(vit/up)