Rabu, 29 Apr 2015 11:10 WIB

Ulasan Khas Kacamata

Sering Copot Kacamata Bikin Minus Makin Parah? Ah Itu Mitos!

Diza Liane Syahputri - detikHealth
Foto: Ilustrasi (Thinkstock) Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Topik Hangat Ulasan Khas Kacamata
Jakarta - Mata minus, rabun jauh, atau disebut juga miopi umumnya diatasi dengan menggunakan kacamata. Kebiasaan memakai kacamata ini tapi bisa dirasakan tidak nyaman oleh anak-anak sehingga kerap dicopot bila ada kesempatan. Beberapa orang tua mungkin melihat kebiasaan ini tidak baik karena dianggap bisa membuat minus semakin parah, namun apakah benar demikian?

Kabid Pelayanan Medis RS Mata Cicendo Bandung dr Syumarti, SpM(K), MSc, CEH, mengatakan bahwa kepercayaan tersebut hanya mitos. Minus mata seseorang tidak akan terpengaruh oleh seberapa sering ia melepas kacamatanya.

Minus bertambah dikatakan oleh dr Syumarti biasanya terjadi karena faktor usia, terutama pada anak-anak yang memang kondisi minus matanya akan terus bertambah.

Baca juga: Lebih Baik Mana, Pakai Lensa Kontak atau Kacamata?

"Itu mitos ya. Biasanya itu hanya terjadi pada anak-anak yang masih masa pertumbuhan. Mereka biasanya minusnya naik, dikira orang-orang mungkin karna sering melepas kacamatanya," tutur dr Syumarti ketika dihubungi detikHealth dan ditulis pada Rabu (29/4/2015).

Pada orang dewasa minus mata memang lebih stabil terlepas seberapa sering ia melepas kacamatanya. Namun pada anak-anak minus bisa terus bertambah karena mata juga masih tumbuh seperti dikatakan oleh dr Gitalisa Andayani, SpM(K), dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kirana.

dr Gitalisa mengatakan kondisi mata yang tidak stabil pada anak-anak ini berlaku untuk semua, tak hanya terjadi pada kondisi minus saja.

"Anak-anak kan masih masa pertumbuhan, jadi minusnya pun bisa bertambah.Proses penglihatan itu kan sama dengan proses belajar juga pada anak-anak. Kalau pada orang dewasa usia 18-40 tahun, ukuran rabunnya stabil," papar dr Gitalisa.

Agar kondisi tidak semakin parah bukan jangan sering-sering melepas kacamata yang harus dilakukan, dr Gitalisa menyarankan agar seseorang terutama anak-anak selalu mengecek apakah minus masih sesuai dengan ukuran kacamata.

"Kalau sering tidak diupdate secara berkala, ditakutkan terjadi ambiopia atau mata tidak mampu mencapai fungsi maksimalnya. Kalau misalnya anak-anak minus 5 lalu lama tidak diupdate dan kenyataannya minusnya nambah, itu membuat otak menerima rangsangan penglihatan mata tetap blur jadinya," tutup dr Gitalisa.

Baca juga: Rabun Tapi Tak Pakai Kacamata, Dampaknya Bisa Pengaruhi Otak (fds/vit)
Topik Hangat Ulasan Khas Kacamata