Tertawa memang baik dan menyehatkan, tetapi tahukah Anda tak semua jenis tertawa merupakan sesuatu yang positif? Ada satu kondisi disebut Angelman Syndrome yang membuat penyandangnya malah tak bisa berhenti tertawa atau tersenyum.
Orang yang memiliki kondisi Angelman Syndrome sekilas bisa tampak seperti pribadi yang bahagia atau ramah. Namun sebetulnya dr Roslan Yusni Al Imam Hasan, SpBS, dari RS Bethsaida Serpong mengatakan memang pengidapnya sulit berhenti tertawa.
Baca juga: Ha ha ha! Yuk Tertawa, Ini Dia 5 Manfaatnya untuk Kesehatan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Mayo Clinic, penyakit ini diketahui dipicu oleh kelainan genetik yang menyebabkan gangguan saraf. Biasanya orang tua mulai menyadari penyakit ketika anak memasuki usia enam sampai 12 bulan. Pada usia dua sampai tiga tahun tak jarang anak akan mengalami kejang-kejang.
Angelman Syndrome sampai saat ini belum ada obatnya namun gejala bisa dikurangi. Biasanya ketika seseorang bertambah umur masalah yang timbul sindrom seperti kurang tidur juga akan berkurang.
"Sindrom ini bisa dikurangi, jika pada kasus serius bisa memberikan obat anti kejang dan menggunakan multiterapi. Sebelumnya jangan lupa untuk memeriksakan kesehatan, hormon dan otak dengan dokter spesialis," tutup dr Ryu.
Baca juga: Kemampuan Tertawa pun Ada Levelnya, Anda Termasuk yang Mana?
(fds/up)











































