Rabu, 10 Jun 2015 15:05 WIB

Serba-serbi MP ASI

Biar Bayi Tak Bosan Lalu Mogok Makan, Jangan Malas Variasikan Menu MPASI

Andara Nila Kresna - detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock) Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Topik Hangat Serba-serbi MP ASI
Jakarta -

Saat mulai dibiasakan dengan MPASI (makanan pendamping ASI), bukan berarti bayi langsung menyukainya. Bahkan terkadang karena makanan yang diberikan itu-itu saja, bayi juga bisa merasa bosan dan menolak MPASI yang diberikan.

"Sebaiknya jangan dipaksa, takutnya anak trauma jika terlalu sering dipaksa makan sama ibunya," tandas dr Melisa Anggraeni, Mbiomed, SpA kepada detikHealth dan ditulis Rabu (10/6/2015).

Baca juga: Dimarahi Saat Tak Mau Makan, Anak Justru Stres dan Makin Ogah Makan

Untuk menghindari hal ini, dokter yang berpraktik di RS Siloam Lippo Cikarang itu mengharuskan setiap orang tua untuk tidak malas melakukan variasi menu MPASI secara berkala. "Jadikan jam makan anak terasa menyenangkan, bukan sebaliknya. Karena pada dasarnya anak itu tidak menyukai hal yang monoton hingga membuatnya bosan," terang dr Melissa.

dr Hikmah Kurniasari, MKM, konselor Rumah Menyusui RS Budi Kemuliaan Jakarta menambahkan, banyak ibu yang berpikir idealnya MPASI yang diberikan hanyalah buah-buahan, padahal bayi juga butuh sumber nutrisi lain, seperti karbohidrat dan protein.

Sumber karbohidrat bisa didapat dari singkong, ubi, jagung, dan kentang, sementara sumber protein bisa didapat dari daging merah atau ikan teri yang dihaluskan. "Yang penting untuk bayi usia di bawah 1 tahun jangan diberi tambahan garam, agar bayi belajar mengenal rasa asli makanan," ungkap dr Hikmah dalam kesempatan terpisah.

Dokter yang juga tergabung dalam Sentra Laktasi Indonesia (SELASI) itu mengingatkan, jangan memberi MPASI yang sama di pagi, siang hingga malam hari. "Supaya bayi bisa mengenal rasa, pagi misalnya berikan bubur nasi, siang bayam rebus yang dilumatkan, kemudian malam ayam rebus yang dihaluskan. Jadi jangan yang itu-itu saja setiap makan, misalnya pagi siang, siangnya pisang lagi," pesannya.

Di sisi lain, orang tua harus cermat mengamati respons bayi ketika diberi MPASI. "Saat kenyang itu artinya si bayi memang doyan dengan makanannya, dan ini dapat terlihat beberapa waktu setelah makan, karena si kecil akan terkantuk-kantuk. Kalau nggak doyan biasanya dia muntahkan makanannya, bahkan disembur," imbuh dr Melissa.

Pun dr Hikmah menambahkan, untuk mengetahui apakah bayi alergi pada makanan yang diberikan atau tidak, orang tua juga bisa memperhatikan respons bayi selama 3 hari makanan diberikan.

Baca juga: Bayi Mulai MPASI, Ini Makanan Padat Pertama yang Dianjurkan

(lll/vit)
Topik Hangat Serba-serbi MP ASI