Pemanis Tanpa Kalori Hanya untuk Pasien Diabetes, Benarkah?

Risiko Konsumsi Gula Berlebihan

Pemanis Tanpa Kalori Hanya untuk Pasien Diabetes, Benarkah?

Nurvita Indarini - detikHealth
Selasa, 08 Sep 2015 08:05 WIB
Pemanis Tanpa Kalori Hanya untuk Pasien Diabetes, Benarkah?
Foto: Thinkstock
Jakarta - Untuk memberikan rasa manis pada makanan, pasien diabetes banyak yang menggunakan pemanis atau sweetener tanpa kalori. Namun apakah pemanis ini dikhususkan bagi pasien diabetes?

"Tidak benar. Sweetener dapat juga digunakan bagi mereka yang ingin menjaga berat badan supaya selalu stabil, kasus obesitas, mencegah kerusakan gigi, dan lain-lain," ujar spesialis gizi klinik, dr Ida Gunawan, MS.SpGK saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Selasa (8/9/2015).

Pemanis yang dibuat dari sukralosa bahkan dapat digunakan oleh semua usia, tak terkecuali anak-anak yang memang membutuhkan. Dengan menggunakan pemanis ini, maka bisa mengurangi jumlah gula yang diasup anak-anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk diketahui, sukralosa memiliki tingkat kemanisan 600 kali dari gula serta tidak memberikan rasa pahit saat dipanaskan dengan suhu tinggi. Karena itu bisa juga digunakan saat membuat minuman panas, bahkan sebagai pemanis saat membuat kue.

Berbeda dengan sakarin yang memiliki kontra indikasi pada ibu hamil dan menyusui, sambung dr Ida, pemanis yang terbuat dari sukralosa aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Food and Drug Administration (FDA) juga telah melakukan beberapa studi yang menyebut sukralosa aman dikonsumsi perempuan yang sedang hamil dan menyusui.

Meski disebut aman, namun demi mendukung kesehatan ibu dan bayi, ada baiknya ibu hamil dan menyusui selalu mengkonsultasikan asupannya kepada dokter. (vit/vit)
Risiko Konsumsi Gula Berlebihan
10 Konten
Ulasan tentang pemakaian gula dan risiko konsumsi gula berlebih.

Berita Terkait