Rabu, 30 Sep 2015 20:05 WIB

Ulasan Khas Mata Juling

Tidak Juling Tapi Hobi Menjuling-julingkan Mata, Bahayakah?

Jeems Suryadi - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Ada pendapat yang menyebut orang yang gemar menjuling-julingkan matanya bisa mengakibatkan mata akan benar-benar juling. Benarkah demikian?

"Nggak bikin juling sih," ujar dr Utami Noor Syabaniyah, SpM, spesialis mata dari Ciputra SMG Eye Clinic, dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (30/9/2015).

Pendapat dr Utami senada dengan apa yang tercantum dalam buku bertajuk 'What If' karangan Marshall Brain. Marshall menyebut kebiasaan atau iseng menjuling-julingkan mata dalam waktu lama tidak akan mengakibatkan mata juling. Sebab saat menjuling-julingkan mata, otot mata dipaksa untuk melakukan gerakan yang berlawanan.

"Sebenarnya itu bisa untuk olahraga mata aja," imbuh dr Utami.

Baca juga: Operasi Sederhana Bisa Atasi Mata Juling

Meski mata dijuling-julingkan dalam waktu lama sehingga menyebabkan ketegangan pada otot mata, tidak ada bukti medis yang menyatakan bola mata tidak akan kembali ke posisi semula. Nah, kalaupun ada dampaknya, efek samping yang diperoleh tak jauh-jauh dari kejang mata atau kedutan dan mata menjadi sedikit lelah. Tapi hal ini biasanya hanya akan berlangsung kurang lebih selama satu jam.

Bagi orang-orang yang juling, sering kali mengeluhkan kelelahan mata, pandangan kabur, kesulitan membaca dan hilangnya persepsi. Untuk itu ada baiknya melakukan beberapa latihan untuk membantu melatih otot-otot di kedua mata agar menjadi lebih fokus.

Baca juga: Tak Ada Kata Terlambat, Juling Bisa Sembuh Meski Sudah Dewasa

Latihan yang bisa dilakukan antara lain dengan melihat suatu objek yang cukup dekat selama beberapa detik lalu cepat-cepat beralih ke sisi lain dari ruangan. Pastikan bahwa kedua mata terfokus pada target yang sama ketika melihat sesuatu dan sebelum berpindah ke sisi yang lainnya. Dengan sering melakukan latihan ini akan membantu perubahan secara bertahap.

Latihan relaksasi juga penting dilakukan. Caranya gosoklah tangan bersama-sama sampai terasa hangat, lalu letakkan di mata yang tertutup. Usahakan untuk tidak benar-benar menekan mata dan menjaga leher serta bahu agar tetap rileks, tahan posisi ini sampai 5 menit. Latihan ini bisa melemaskan dan menenangkan mata.

Untuk penguatan otot mata, bisa dilakukan dengan latihan memindahkan target. Jadi rentangkan tangan ke depan dan pegang objek setinggi mata, lalu gerakkan secara perlahan ke depan menuju ujung hidung. Jauhkan kedua fokus mata dari objek setiap kali penglihatan menjadi buram atau mulai kehilangan fokus. Usahakan untuk meminta bantuan seseorang sehingga dapat memberitahu ketika terjadi penyimpangan. Ulangi latihan beberapa kali setiap harinya sehingga kekuatan otot mata menjadi lebih baik.

Dengan otot mata yang lebih kuat, harapannya dengan otot mata yang kuat maka kedua mata bisa tetap fokus pada objek yang sama meskipun bergerak menjauh secara bertahap.

(vit/vit)