ADVERTISEMENT

Rabu, 04 Nov 2015 15:03 WIB

Anak Sakit karena Kangen

Baju Bekas Orang Kesayangan Bisa Jadi 'Obat Kangen' Anak?

Radian Nyi Sukmasari, Martha HD - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Anak kecil yang cemas karena kangen dengan orang terdekat seperti ayah atau ibu misalnya bisa saja mengalami reaksi layaknya orang sakit karena kondisi mental yang tertekan. Untuk mengatasinya beberapa orang percaya bahwa barang pribadi seperti baju bekas dapat menjadi bahan untuk menenangkan anak.

Bau tubuh dari ayah atau ibu yang tertinggal pada baju disebut-sebut menjadi obat mujarab untuk kangen anak, namun sebetulnya apakah cara ini efektif?

Psikolog anak dan remaja Ratih Zulhaqqi, M.Psi, dari RaQQi - Human Development & Learning Centre mengatakan bahwa memang cara ini bisa dilakukan namun hanya efektif pada anak usia tertentu saja. Pada usia enam tahun ke atas anak mungkin sudah tahu bahwa baju bekas tersebut hanya merupakan kain biasa.

Untuk anak yang lebih tua komunikasi tak langsung secara online atau lewat telepon bisa dilakukan untuk mengatasi rasa kangen yang terpendam.

"Recall comfort dengan mencium bau aroma tubuh dari baju atau sarung yang biasa dipakai. Misalnya sambil tidur ia merasa seperti ada kehadiran ayahnya di sampingnya, dipeluk. Mungkin cara ini bisa tapi untuk anak usia 6-7 tahun kayaknya udah nggak terlalu ampuh karena kan dia sudah bisa berpikir," kata Ratih ketika dihubungi detikHealth dan ditulis pada Rabu (4/11/2015).

Baca juga: Anak Sakit karena Ada Faktor Psikis, Bisakah Dibedakan?

Sementara itu psikolog dari Teman Hati Konseling, Ajeng Raviando, berpendapat sebaliknya. Menurut Ajeng daripada menggunakan baju bekas lebih baik menyiapkan mental anak bahwa dirinya berada jauh dengan ayah atau ibu. Hal ini lebih baik untuk dilakukan terutama apabila sang ayah atau ibu tersebut 'jauh' karena telah meninggal.

"Itu lebih ke sugesti sih, cuma itu enggak bagus juga karena kalau tiba-tiba itu hilang akan susah. Lebih baik anak di kasih dan diberi pengertian," kata Ajeng ketika dihubungi terpisah.

"Lebih baik dikasih pengertian kepada anak jika anggota keluarganya ada yang meninggal, tetapi walaupun dia meninggal dan gak bakal kembali tetapi memori tentang dia tetap hidup," imbuhnya.

Baca juga: Cara Tepat Mengatasi Anak yang Sakit karena Kangen Seseorang

(fds/vit)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT