Jumat, 13 Nov 2020 08:03 WIB

Mutasi Corona dari Cerpelai Ada di 6 Negara, Mungkinkah Terjadi di Indonesia?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
The young weasel in the big cage. Mutasi Corona dari cerpelai. (Foto: Getty Images/iStockphoto/kimberrywood)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap ada 6 negara yang melaporkan penularan virus Corona dari hewan mink atau cerpelai, atau golongan musang. Keenam negara tersebut yaitu Denmark, Amerika Serikat, Italia, Belanda, Spanyol, dan Swedia.

Kasus ini pertama kali ditemukan di Denmark dan menyebabkan lebih dari 200 orang terinfeksi. Hal ini menyebabkan pihak pemerintah Denmark memusnahkan sekitar 17 juta cerpelai untuk menghindari potensi penyebaran virus Corona tersebut semakin meluas.

Apakah virus Corona ini berbahaya dan bisa terjadi di Indonesia?

Menanggapi hal ini, Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME), Prof Amin Soebandrio mengatakan kemungkinannya kecil dan baru menjadi sebuah kekhawatiran. Selain tidak ada peternakannya seperti di Denmark, jenis musangnya pun berbeda dengan yang ada di Indonesia.

"Tapi jenis musangnya beda ya. Dan di Denmark hewan yang termasuk golongan tupai atau musang ini karena bulunya bagus makanya diternak. Nah yang ditemukan di sana itu kalau nggak salah ada 4 peternakan, itu ada (virus Corona) di musangnya dan di peternaknya juga ada," jelas Prof Amin saat dihubungi detikcom, Kamis (12/11/2020).

"Yang jadi perhatian itu karena ditemukan kombinasi mutasi yang tidak biasa, tetapi ini baru kekhawatiran," lanjutnya.

Prof Amin mengatakan, kombinasi mutasi ini dikhawatirkan bisa menyebabkan atau berhubungan dengan tingkat keparahan penyakit hingga kemampuan penularan virusnya. Tetapi, ia menegaskan hal ini baru menjadi kekhawatiran dan belum terbukti.

"Sampai saat ini belum bisa diidentifikasi secara pasti apa dampaknya dari kombinasi mutasi tadi, belum terbukti," tegas Prof Amin.



Simak Video "Disebut 10x Lebih Menular, Mutasi Corona D614G Ditemukan di 5 Kota RI"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)