"Itu pasti ada gigi yang bolong, merusak jaringan gigi, jadinya giginya lunak. Pasti ketika menggigit sesuatu yang keras akan terkikis," ujar drg William Tanzil, Sp.Pros, dari Hendra Hidayat Dental Center (HHDC) di HHDC Clinic, Thamrin City - Office Suite lantai 3 unit 2, Jl. KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2015).
Baca juga: Jangan Asal Sikat Gigi Bila Tak Ingin Gigi Abrasi
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kalau terlalu besar bolong atau yang terkikis sudah banyak, bisa direstorasi dengan menggunakan crown," jelasnya.
Dijelaskan dia, tambalan gigi saat ini berbeda dengan dulu dan sudah beragam macamnya. Tambalan gigi generasi baru bisa dibuat lebih dulu sebelum diaplikasikan ke gigi yang berlubang. Dengan teknik ini, umumnya tambalan bisa lebih awet.
"Untuk kasus-kasus penanganan gigi berlubang memang berbeda-beda. Kalau bolongnya terlalu besar dan sudah hampir nggak ada giginya, bisa diganti gigi yang baru," terangnya.
Baca juga: 'Pakai Sikat Gigi Canggih, Kalau Metodenya Salah Ya Percuma'
(vit/lll)











































