Sabtu, 29 Agu 2015 14:05 WIB

Polusi di Sekitar Kita

Ukuran Debu Polusi Beda-beda, Begini Dampaknya ke Tubuh

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: Endro Lewa Foto: Endro Lewa
Jakarta - Polusi debu yang berbahaya bagi pernapasan terbagi atas tiga kategori yaitu Parcitulate Matter (PM) 10; 2,5 dan mikro. Masing-masing punya dampak merugikan yang berbeda bagi tubuh.

Disebut Parcitulate Matter (PM), polusi udara satu ini bisa terdiri dari berbagai macam hal seperti butiran cairan kimia, logam halus, atau partikel tanah yang mudah terbawa angin. Umumnya PM bisa terhirup lewat hidung lalu menuju paru-paru dan menimbulkan masalah.

Peneliti Senior Budi Haryanto dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia menjelaskan PM bisa dibagi menjadi tiga kategori tergantung dari tingkat kehalusannya. PM 10 yaitu adalah partikel debu yang berukuran 10 ke bawah, PM 2,5 adalah partikel debu yang berukuran 2,5 mikron ke bawah, dan PM mikro berukuran lebih kecil dari 0,1 mikron.

Semakin kecil ukuran debu maka semakin berbahaya bagi tubuh.

Baca juga: Akibat Polusi, Kulit Jadi Bercak-bercak dan Berkerut

"Debu yang bisa masuk ke hidung itu adalah yang ukurannya mulai di bawah 10 mikron atau PM 10. Nah kalau PM 10 itu terhidup dia bisa menyebabkan infeksi saluran napas akut (ISPA)," kata Budi ketika dihubungi detikHealth dan ditulis pada Sabtu (29/8/2015).

Terkait hal itu alat pendeteksi polusi udara yang dikelola oleh Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta bekerja dengan mendeteksi PM 10 ini. Semakin banyak alat mengambil sampel PM 10 dalam suatu masa maka indikator akan bergerak ke arah bahaya.

"Kemudian ada juga debu PM 2,5 artinya partikel debu yang lebih kecil di bawah 2,5 mikron. Dia kenapa jadi patokan karena pada ukuran ini PM langsung masuk ke dalam paru-paru dan ini yang menyebabkan asma, brongkritis, pneumonia, dan gangguan fungsi paru," papar Budi.

"Ada lagi partikel debu nano, lebih kecil dari 0,1 mikron. Dia menembus dinding paru ikut aliran darah langsung menuju target organ ke susunan saraf pusat, ke otak, ke ginjal. Lebih berbahaya," tutupnya.

Baca juga: Pakai Masker Bukan Jaminan Tubuh Terlindung dari Polusi Udara

(fds/vit)
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya