Mengenal Lasik Generasi Baru, Minim Sayatan dan Irisan

Mengenal Lasik Generasi Baru, Minim Sayatan dan Irisan

Jeems Suryadi Gani - detikHealth
Jumat, 18 Sep 2015 15:14 WIB
Mengenal Lasik Generasi Baru, Minim Sayatan dan Irisan
Foto: Thinkstock
Jakarta - Lasik diandalkan untuk mengatasi mata minus. Teknik lasik pun makin berkembang. Kini minim sayatan dan irisan.

Salah satu metode lasik generasi baru itu disebut ReLEX SMILE (Refractive Lenticule Extraction, Small Incision Lenticule Extraxtion). Merupakan prosedur bedah refrektif pada mata tanpa menggunakan pisau (bladeless), tanpa membuat irisan (flapless), dalam mengoreksi kelainan refraksi termasuk mata minus dan silinder.

Teknologi ReLEx SMILE diklaim dapat memperbaiki penglihatan dengan minimal invasive, pemulihan lebih cepat, minim efek samping, dan minim rasa nyeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Mengenal Lasik, Operasi Mata yang Hilangkan 'Ketergantungan' Kacamata

"ReLEx SMILE pertama kali dikembangkan oleh Singapore Medical Group (SMG) sejak 2014. Sampai pada tahun 2015, pasien ReLEX SMILE di Singapura adalah 32 persen dengan sisanya masih menggunakan lasik," ujar dr Daphne dari SMG, dalam workshop yang diadakan Ciputra SMG Eye Clinic di Kuningan, Jakarta, Jumat (18/9/2015).

ReLEx SMILE menggunakan mesin VisuMax dari Carl Zeiss, dan menggunakan metode all-in-one step. Lebih praktis dan flapless (sedikit sayatan) yaitu sepanjang 2,4 mm. Berbeda dengan lasik yang masih menggunakan 2 mesin dengan panjang sayatan adalah 20 mm.

Dalam kesempatan yang sama, dr Utami Noor Syabaniyah, SpM, spesialis mata di Ciputra SMG Eye Clinic menjelaskan kandidat ideal pasien ReLEx SMILE adalah yang berusia 18 tahun ke atas. Selain itu tidak mengalami perubahan resep kacamata signifikan selama satu tahun terakhir.

"Miopia (minus) hingga 10D, silinder hingga 5D, tidak sedang hamil, tidak memiliki sejarah medis yang signifikan," kata dr Utami memaparkan syarat lain untuk menjalani prosedur lasik.

Baca juga: Kenali, Ini Macam-macam 'Kegagalan' Operasi Lasik yang Bisa Terjadi

Namun ReLEx SMILE belum bisa sepenuhnya menggantikan lasik, karena terbatasnya kasus yang bisa diatasi. Contohnya ReLEx SMILE terbatas hanya untuk penderita miopi 10D, sedangkan lasik bisa lebih dari itu.

"Sampai saat ini, ReLEx SMILE masih dalam tahap penelitian untuk pengembangannya. Tetapi kami meyakini bahwa ReLEx SMILE masih memiliki potensi," jelas dr Utami.

"Secara umum, kelebihan ReLEx SMILE memiliki situasi pasca operasi lebih nyaman. Waktu pemulihan menjadi lebih cepat, minim efek samping seperti mata kering, silau dan nyeri," tambah dr Utami. (vit/vit)

Berita Terkait