Jantung Cacat Serius Sejak Lahir, Baru Ketahuan Setelah 67 Tahun

Jantung Cacat Serius Sejak Lahir, Baru Ketahuan Setelah 67 Tahun

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jumat, 13 Nov 2015 17:08 WIB
Jantung Cacat Serius Sejak Lahir, Baru Ketahuan Setelah 67 Tahun
Foto: thinkstock
Jakarta - Seorang pria di Florida punya kelainan jantung yang sangat langka. Uniknya lagi, kondisi bawaan ini baru ketahuan di usianya yang sudah menginjak 67 tahun.

Jantung pria yang tidak disebutkan namanya ini mempunyai 2 ruangan di salah satu serambinya. Oleh pakar jantung dari University of Florida, kondisi yang disebut dengan istilah double-chambered right ventricle ini dikategorikan extremely uncommon alias sangat langka.

"Sangat-sangat langka jika terdiagnosis saat sudah dewasa," kata sang ahli, dr Valeria Duarte yang mempresentasikan kasus ini di pertemuan ilmiah American Heart Association Scientific Sessions, seperti dikutip dari Livescience, Jumat (13/11/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Jepit Rambut Tertelan, Lubangi Usus Lalu Terdampar di Ginjal 

Menurut dr Valeria, kondisi semacam ini umumnya terdeteksi sejak kecil. Apalagi, biasanya muncul menyertai kelainan jantung bawaan lainnya yang juga mudah terdeteksi pada masa-masa awal kehidupan.

Begitu pun, pria ini mempunyai kelainan bawaan lainnya yang disebut ventricular septal defect. Kelainan ini berupa lubang pada dinding jantung yang membatasi 2 serambi. Diduga karena pada kasus ini lubangnya sangat kecil, maka pria ini tidak pernah merasakan dampaknya.

Pria ini baru menyadari kondisinya saat mengalami kesulitan bernapas. Dokter yang memeriksanya menemukan suara detak jantung yang tidak normal, yang disebut 'murmur'. Kelainan pada serambi jantung akhirnya bisa dipastikan melalui echocardiogram dan MRI (Magnetic Resonance Imaging).

Awalnya, pria ini ketakutan saat menyadari kondisi yang sudah diidapnya selama 67 tahun. Namun dokter berhasil meyakinkan bahwa operasi bisa memperbaikinya. Dan benar, setelah dioperasi pria tersebut kini disebutkan telah kembali menjalani hidupnya secara normal.

Baca juga: Penyakit Langka Lewy Body Dementia di Balik Kematian Robin Williams (up/vit)

Berita Terkait