Lidah Bulat atau Kebesaran Penyebab Tidur Tidak Nyenyak

Lidah Bulat atau Kebesaran Penyebab Tidur Tidak Nyenyak

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Rabu, 16 Mar 2016 20:03 WIB
Lidah Bulat atau Kebesaran Penyebab Tidur Tidak Nyenyak
Foto: Thinkstock
New York - Tak bisa tidur lelap bukan berarti banyak pikiran apalagi insomnia. Kadangkala penyebabnya adalah sesuatu yang sudah dibawa sejak lahir, yakni ukuran lidah.

Penelitian terbaru dari University of Buffalo, New York mengungkap, lidah dan tonsil yang besar dapat mengakibatkan munculnya risiko obstructive sleep apnea yang ditandai dengan kebiasaan mendengkur karena gangguan pernapasan yang terjadi saat terlelap.

Untungnya, studi yang sama juga mengatakan, dokter gigi bisa jadi orang pertama yang dapat memastikan hal ini. Sebab bila seseorang memiliki tonsil dan lekukan lidah yang lebih besar dari umumnya maka akan ditemukan bekas tumpukan dengan gigi di sepanjang lidah yang mengindikasikan bahwa lidahnya terlalu besar untuk mulut yang bersangkutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dokter gigi berada pada posisi yang unik karena mereka tidak bisa mendiagnosis sleep apneanya tetapi dapat memastikan adanya gejala pada lidah dengan mudah," ungkap peneliti Thikriat Al-Jewair seperti dikutip dari Mirror, Rabu (16/3/2016).

Barulah, lanjut Al-Jewair, dokter gigi dapat merujuk si pasien ke dokter spesialis tidur agar sleep apneanya dapat teratasi.

Baca juga: Makanan Tinggi Lemak Bisa Ubah Rasa di Lidah dan Dorong Makan Berlebih

Al-Jewair yang juga seorang peneliti ortodonti sudah melakukan percobaan dengan mengamati 200 pasien. Masing-masing pasien tak hanya dilihat ukuran lidah, tonsil, dan uvulanya (jaringan di belakang tenggorokan). Mereka juga diamati berat badannya, lingkar leher, serta tekanan darahnya.

Hasilnya, 23 persen partisipan memang berisiko mengalami sleep apnea karena ukuran lidahnya. Secara mengejutkan, 80 persen di antaranya adalah laki-laki.

Banyak pakar sepakat sleep apnea memang lebih banyak ditemukan pada pria, terutama yang merokok atau kelebihan berat badan. Tak heran bila pria lebih sering mendengkur saat tidur ketimbang lawan jenisnya.

Baca juga: Gemuk dan Lingkar Leher Lebih dari 43 Cm, Risiko Sleep Apnea Meningkat

(lll/up)

Berita Terkait