Salah Satu Alasan Wanita Enggan Cek Gejala Kanker Ovarium: Sibuk Kerja

Salah Satu Alasan Wanita Enggan Cek Gejala Kanker Ovarium: Sibuk Kerja

Hillariana Ikhlash Devani - detikHealth
Senin, 25 Apr 2016 14:31 WIB
Salah Satu Alasan Wanita Enggan Cek Gejala Kanker Ovarium: Sibuk Kerja
Foto: Thinkstocks
Jakarta - Kesibukan sebagai ibu, wanita karir, dan kehidupan sosial, seringkali membuat wanita lupa akan kesehatannya sendiri. Hati-hati, ketidakpekaan Anda dapat menimbulkan masalah kesehatan yang fatal.

Hasil riset dari Ovarium Cancer Research menemukan bahwa terjadi peningkatan jumlah wanita yang tidak pergi ke dokter walaupun sudah merasakan gejala kanker ovarium. Diungkapkan oleh Ovarian Cancer Action, lembaga yang melakukan riset ini, lebih dari seperempat wanita menempatkan pekerjaan sebagai prioritas yang didahulukan dibanding pergi ke dokter.

Sementara itu, sepertiga lainnya menempatkan keluarga sebagai prioritas utamanya sebelum pergi ke dokter. Bahkan, 14 persen wanita lainnya mengatakan menghabiskan waktu bersama pasangan lebih penting daripada memeriksakan kondisinya ke dokter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasan lain mengapa wanita tidak mau memeriksakan diri ke dokter di antaranya mereka merasa dihakimi, terlalu malu, atau takut dicap tidak menganggap serius gejala kanker ovarium yang dirasakan.

"Keengganan bagi wanita untuk mencari bantuan dan berbicara tentang masalah kesehatan benar-benar mengkhawatirkan tapi tidak sulit untuk dipahami. Karena setiap wanita diciptakan berbeda," tutur Katherine Taylor, Chief Executive di Ovarian cancer Action.

Baca JugaTerobosan Baru: Implan Ditanam di Kulit untuk Pengobatan Kanker Ovarium

Padahal, diagnosis dini menurut penelitian ini dapat menurunkan angka kematian akibat kanker ovarium lebih dari seperempat. Seperti diketahui, kanker ovarium adalah kanker ke-lima yang paling umum d di kalangan wanita. Sedangkan, kanker ginekologi adalah yang paling mematikan.

"Maka dari itu, untuk diagnosis dini kanker ovarium, kita sebagai wanita perlu mendengarkan tubuh kita. Kemudian, tetap gigih memberitahu dokter jika kita berpikir ada sesuatu yang salah pada diri kita," ujar Taylor, dikutip dari Express, Senin (25/4/2016).

Taylor juga menjelaskan, gejala yang dialami orang dengan kanker ovarium di antaranya sakit perut terus menerus atau kembung. Kemudian, pasien juga sulit untuk makan atau merasa perutnya cepat penuh. Gejala lainnya yakni sakit punggungg, perubahan kebiasaan buang air besar, dan terus menerus merasa lelah.

"Jika Anda mengalami gejala ini lebih baik Anda segera memeriksakan diri ke dokter," ungkapnya.

Sebagai solusi, Ovarian Cancer Action menyarankan perempuan untuk menulis buku harian guna mendokumentasikan aktivitas tubuh yang tidak biasa setiap harinya. Hal ini dilakukan agar gejala terdokumentasi dengan jelas.

Baca JugaGejala Tak Pasti, Diagnosis Endometriosis di Fase Awal Jadi Tantangan

(vit/vit)

Berita Terkait