Namun untuk urusan menjaga kesehatan kontingennya, Korea Selatan tak mau main-main. Mereka telah menyiapkan seragam khusus untuk para kontingen agar terhindar dari risiko penularan virus Zika.
Keistimewaannya terletak pada apa yang dimiliki seragam-seragam tersebut. Korean Olympic Committee menjelaskan, masing-masing pakaian telah 'dilengkapi' oleh obat anti-nyamuk yang setidaknya mampu mencegah atau mengusir nyamuk agar tidak mendekati tubuh kontingen. Demikian seperti dilaporkan Telegraph.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada beberapa jenis seragam yang diberikan kepada kontingen. Di antaranya blazer yang dipakai saat upacara pembukaan dan juga training untuk dipakai selama berada di kampung atlet. Kesemuanya dirancang berlengan panjang, begitu juga dengan bawahannya.
Namun karena alasan peraturan, pihak penyelenggara tidak memperkenankan seragam yang dipakai kontingen saat pertandingan juga dilengkapi dengan bahan kimia.
Kendati demikian, penyelenggara menjamin akan menyediakan obat anti-nyamuk berupa semprotan maupun sejenisnya untuk menghalau nyamuk mendekati tubuh para atlet yang sedang bertanding.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, perwakilan dari Korean Olympic Committee juga telah mengunjungi kota Rio de Janeiro awal April lalu. Dalam kunjungan tersebut, mereka sengaja menginspeksi lokasi pertandingan dan fasilitas yang diberikan kepada para atlet, bahkan mengecek kesiapan rumah sakit setempat, untuk memastikan keamanan kontingen mereka dari risiko penyebaran virus Zika.
Dalam waktu dekat, para atlet juga akan dikumpulkan dan diberi pembekalan terkait virus Zika dan bagaimana cara menghindarinya.
Baca juga: Kemenkes RI Sebut MERS dan Zika Masih Menjadi Ancaman
Seragam ini sendiri baru diperkenalkan di Seoul beberapa hari lalu, sekaligus menandai 100 hari menjelang upacara pembukaan Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. (lll/vit)











































