World Health Organization mencatat ada lebih dari 200 penyakit yang berisiko menyerang jika mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Penyakit seperti diare hingga kanker misalnya, bisa menyerang jika keamanan pangan tidak terjaga dengan baik.
"Karena itu menjaga keamanan pangan, baik di rumah di tingkat masyarakat hingga industri menjadi penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah terserang penyakit," tutur Direktur Surveilans dan Penyuluhan Keamanan Pangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), drs Halim Nababan, dalam diskusi Pangan Aman Investasi Masa Depan di Kantor BPOM, Jl Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Senin (9/5/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Halim, menjaga keamanan pangan sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah. Sayangnya, keamanan pangan sering disepelekan dan masyarakat lupa untuk melakukannya.
"Kunci keamanan pangan di rumah pada siapa? Tentu saja pada ibu-ibu yang sehari-harinya berkutat di dapur. Jika ibu-ibunya mendapat informasi soal keamanan pangan dan dilakukan dengan benar, kesehatan keluarga bisa terjamin," tambahnya lagi.
Lalu, apa saja yang bisa dilakukan untuk menjaga keamanan pangan? Dikatakan Halim ada 5 hal utama. Berikut penjelasannya:
![]() |
1. Mencuci tangan dan peralatan masak
Mencuci tangan dan peralatan masak dapat mengurangi risiko kontaminasi pangan oleh mikroba hingga 80 persen. Syaratnya, mencuci tangan dan peralatan masak dilakukan dua kali, sebelum dan sesudah memasak.
![]() |
2. Memisahkan makanan mentah
Halim mengingatkan fungsi kulkas adalah untuk menjaga kesegaran makanan, bukan sebagai penyimpan bahan makanan atau makanan sisa yang sudah matang. Jika makanan mentah dan makanan matang disimpan di satu tempat, risiko terjadinya kontaminasi silang akan meningkat.
![]() |
3. Cara memasak yang baik
Cara memasak makanan juga merupakan salah satu pilar menjaga keamanan pangan. Perlu diperhatikan bahwa makanan yang seharusnya direbus harus tetap dalam keadaan hangat dan sebaliknya.
Baca juga: Ribuan Orang di Spanyol Muntah-muntah Terinfeksi Virus dari Dispenser Air
![]() |
4. Gunakan air bersih
Penggunaan air bersih dalam memasak dapat mengurangi risiko kontaminasi mikroba dan bahan logam berat. Jika ragu dengan kualitas air di rumah, Anda dapat mengunjungi Balai POM terdekat untuk melakukan pengujian terhadap kualitas air.
![]() |
5. Jaga suhu makanan
Makanan yang sudah dimasak sebaiknya segera dimakan dan tidak disimpan di suhu ruangan lebih dari 2 jam. Selain itu, patut diingat bahwa sebagian besar makanan menurun kualitasnya jika sudah disimpan lebih dari 8 jam di kulkas. (mrs/vit)
















































