Menurut anggota panel WHO David Heymann masalah sebenarnya adalah perjalanan luas masyarakat dunia yang membuat virus mudah menyebar. Penyelenggaraan Olimpiade 2016 pada tanggal 5 Agustus mendatang bukan ancaman yang dapat memengaruhi penyebaran virus Zika.
Baca juga: Dugaan Kerusakan Mata Pada Bayi Terkait Zika Makin Menguat
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini hanya akan memberi rasa aman palsu saja apabila Anda bilang dengan menunda olimpiade maka menunda pula penyebaran penyakit secara global," lanjut Heymann.
Pakar kesehatan yang menginginkan Olimpiade 2016 ditunda beragumentasi bahwa dengan diadakannya perhelatan maka ada risiko sekitar 500 ribu pengunjung luar negeri bisa terinfeksi Zika. Oleh karena itu bagi mereka reaksi penolakan WHO dirasa terlalu ceroboh dan tergesa-gesa.
"Saya kecewa dengan respons yang diberikan WHO. Menurut saya respons tersebut menunjukkan WHO tidak memiliki pertimbangan sebelum mengambil keputusan," kata dr Ford Vox, pakar kesehatan otak yang turut menandatangani surat untuk WHO.
Baca juga: Dianggap Aman, WHO Tolak Penundaan Penyelenggaraan Olimpiade 2016 (fds/vit)











































