Komedo sendiri merupakan sumbatan yang menumpuk dari kotoran, sel kulit mati, debu atau kosmetik. Ada beberapa keadaan yang dapat memperparah komedo, antara lain produksi minyak berlebih oleh kelenjar sebasea, sisa sel kulit mati menyumbat, bahkan juga karena sering mencuci muka berlebihan.
"Kebiasaan memencet komedo atau jerawat sembarangan, serta sering mengonsumsi makanan yang mengandung gula atau susu juga bisa memicu banyaknya komedo," ujar dr Nindita Hapsari Susanti, SpKK dari Klinik Bintaro Skin House, kepada detikHealth.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, untuk membantu mengatasi komedo dr Nindita berpesan bagi Anda untuk selalu menjaga kebersihan kulit, dengan cara yang lembut. Salah satunya adalah mencuci muka, namun jangan terlalu sering.
"Frekuensinya ya disesuaikan dengan jenis kulit dan aktivitas sehari-hari, antara 2-4 kali per hari. Cuci muka keseringan bisa bikin wajah iritasi dan memperparah komedo atau jerawat," imbuhnya.
Hindari penggunaan bahan aberasif seperti waslap untuk menggosok wajah. Jika menggunakan scrub, pastikan butiran scrubnya lembut. Kulit yang terasa peruh dan panas setelah mencuci muka mungkin karena iritasi akibat terlalu sering atau terlalu 'keras' dalam mencuci muka.
Kebiasaan mengeluarkan komedo atau jerawat dengan cara memencet menurut dr Nindita juga harus ditinggalkan karena dapat melukai kulit dan meningkatkan risiko infeksi. Sebaiknya pengeluaran komedo dengan komedo ekstraktor juga dilakukan oleh dokter dengan alat steril. "Kebiasaan menyentuh-nyentuh kulit dengan tangan yang kotor juga akan membuat komedo mudah muncul," pungkas dr Nindita.
Baca juga: Bukan Cuma di Wajah, Jerawat Juga Bisa 'Menumpuk' di Area Punggung
(ajg/vit)











































