Cari Alternatif Antibiotik, Peneliti Berpaling ke Bakteri Predator

ADVERTISEMENT

Cari Alternatif Antibiotik, Peneliti Berpaling ke Bakteri Predator

Firdaus Anwar - detikHealth
Kamis, 24 Nov 2016 20:21 WIB
Foto: thinkstock
Jakarta - Saat ini semakin banyak bakteri ditemukan telah membangun kekebalan terhadap obat antibiotik. Artinya penyakit infeksi akan semakin sulit untuk disembuhkan sehingga para peneliti di dunia berlomba-lomba menemukan cara baru untuk menghadapinya.

Salah satu cara baru yang tengah dikembangkan tersebut adalah dengan memanfaatkan bakteri lain. Tim peneliti dari Imperial College London dan University of Nottingham dalam jurnal Current Biology melaporkan telah mencoba memakai bakteri jenis Bdellovibrio bacteriovorus untuk jadi obat 'hidup' melawan bakteri sumber penyakit.

Baca juga: Bukan USB Biasa, Alat Ini Bisa Mendiagnosis HIV Kurang dari 30 Menit

Bdellovibrio sendiri adalah bakteri yang memiliki kemampuan berenang dengan cepat dan bersifat predator memakan bakteri lainnya. Para ahli mengakui ini adalah pendekatan yang tak biasa namun tak bisa dipungkiri memiliki potensi besar.

Dalam laboratorium, Bdellovibrio sudah dites melawan bakteri super Shigella yang umum menyebabkan keracunan makanan. Hasilnya diketahui Bdellovibrio mampu menghancurkan koloni bakteri Shigella, mengurangi jumlahnya hingga 4.000 kali lipat.

"Ini jelas merupakan sebuah pendekatan yang kreatif dan yang membuatnya spesial adalah inang (bakteri lawan -red) tidak mampu mengembangkan resistansi," kata Dr Serge Mostowy dari Imperial College London seperti dikutip dari BBC, Kamis (24/11/2016).

"Studi ini merupakan tonggak penting dalam riset tentang penggunaan antibiotik hidup yang ke depannya mungkin bisa digunakan untuk hewan dan manusia," lanjut Dr Serge.

Peneliti mengatakan sejauh ini tidak ada efek berbahaya dalam penggunaan bakteri Bdellovibrio. Bahkan ketika sengaja diinfeksikan pada ikan laboratorium dalam dosis tinggi, tidak ada efek samping yang muncul.

Baca juga: 5 Makanan yang Tak Cocok Dikonsumsi Bersamaan dengan Antibiotik

(fds/vit)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT