Selasa, 29 Nov 2016 09:07 WIB

Cerita Chen Si, Gagalkan Upaya Bunuh Diri Ratusan Orang Dari Jembatan

Firdaus Anwar - detikHealth
ilustrasi: Mindra Purnomo
Jakarta - Jembatan Nanjing yang dibangun di atas sungai Yangtze pada tahun 1968 merupakan ikon nasional China. Namun demikian bukan kemegahannya yang dikenal banyak orang melainkan cerita-cerita bahwa jembatan tersebut jadi tempat bunuh diri.

Menurut data statistik, dari tahun 1968 hingga 2006 sudah lebih dari 2.000 orang yang meninggal dunia melompat dari jembatan setinggi 60 meter tersebut. Menariknya angka kejadian tersebut dikatakan mulai berkurang setelah pada tahun 2004 ada satu pria yang secara suka rela berpatroli di atas jembatan.

Adalah Chen Si (48), pria yang hingga saat ini dikabarkan masih suka menghabiskan akhir pekannya berpatroli di atas jembatan membujuk orang-orang yang terlihat depresi untuk tidak bunuh diri. Selama 13 tahun berpatroli ia diperkirakan sudah berhasil menggagalkan upaya bunuh diri 321 orang.

Baca juga: Studi: Kegiatan Keagamaan Jadi Cara Efektif Turunkan Tingkat Bunuh diri

Setiap berpatroli ia membawa sebuah papan bergambarkan hati di tengah, sebuah nomor telepon, dan pesan singkat. "Anda cuma punya satu nyawa, tolong berikan diri Anda sendiri kesempatan. Matahari pasti akan bersinar lebih terang besok," tulis pesan dalam papan.

Chen bercerita apa yang membuatnya begitu termotivasi adalah ketika melihat laporan media tentang peringatan International Suicide Prevention Day. Dalam laporan disebut bahwa banyak orang-orang bunuh diri dari atas Jembatan Nanjing.

"Pada hari itu juga, seorang deputi direktur perusahan sekuriti yang kaya dan mengenakan banyak perhiasan melompat dari jembatan," kenang Chen seperti dikutip dari BBC, Selasa (29/11/2016).

"Saya lalu berpikir dia pasti di bawah tekanan atau masalah psikologis yang sangat berat. Saya berpikir harus ada seseorang yang berada di sana untuk menghentikan orang seperti itu," lanjutnya.

Usaha Chen untuk mencegah orang-orang bunuh diri tersebut menarik perhatian. Beberapa ada yang ikut menawarkan bantuan seperti misalnya mahasiswa psikologi dari universitas setempat atau bahkan orang asing yang dulu pernah ia tolong.

"Dia membantu saya mendapatkan pekerjaan di galangan kapal dan sekarang saya bisa menafkahi diri sendiri. Sejak saat itu saya rutin datang ke jembatan membantu Chen Si membantu orang lain," ujar mantan pengusaha Hu Shitun.

Baca juga: Karyawati Cantik Bunuh Diri, Diduga Depresi karena Kebanyakan Lembur (fds/vit)