Rabu, 04 Jan 2017 08:04 WIB

Orang Dewasa Pun Bisa Jerawatan, Cek Penyebabnya

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Jerawat muncul di dahi atau wajah saat masih remaja mungkin sah-sah saja. Sebab jerawat merupakan salah satu tanda pubertas. Tetapi apa jadinya jika jerawat muncul saat sudah dewasa?

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh peneliti dari Study Center of the Italian Group for Epidemiologic Research in Dermatology, Bergamo, Italia ini mengungkap, jerawat bukan semata disebabkan oleh urusan hormonal.

Hal ini dipastikan lewat pengamatan terhadap 500 wanita berusia di atas 25 tahun. 248 Orang dilaporkan jerawatan saat dewasa, sedangkan 270 sisanya tidak.

Namun dari situ peneliti menemukan, wanita yang hanya makan sayur dan buah tiga kali sepekan berpeluang dua kali lebih besar untuk memiliki jerawat saat sudah dewasa.

Peneliti juga mengatakan tingkat stres yang tinggi ikut berdampak pada munculnya jerawat saat sudah tak ingusan lagi. Bahkan gara-gara stres, risiko jerawatannya bisa meningkat hingga tiga kali lipat.

Baca juga: Punya Banyak Jerawat Saat Remaja Bisa Jadi Tanda-tanda Awet Muda Lho

Setelah ditelusuri, peneliti memastikan jerawatan saat dewasa memang lebih banyak dialami kaum hawa, dengan jumlah mencapai lima persen. Penyebabnya, wanita mengalami perubahan hormonal. Kendati demikian, pria juga tak luput dari risiko jerawatan ini, meski jumlahnya tak lebih dari satu persen saja.

"Kami tidak mengetahui dengan pasti apakah betul-betul karena faktor makanannya, tetapi yang pasti wanita dengan pola makan tak sehat biasanya mengonsumsi lebih banyak makanan dengan indeks glikemi tinggi," terang ketua tim peneliti, Dr Luigi Naldi seperti dilaporkan Medical Daily.

Dalam laporan mereka yang dipublikasikan di Journal of the American Academy of Dermatology, makanan dengan indeks glikemi tinggi seperti roti tawar, keripik dan nasi dianggap bertanggung jawab di balik munculnya jerawat saat dewasa.

Sebab makanan-makanan ini dapat menaikkan kadar gula darah karena tubuh harus mengimbangi banyaknya gula yang masuk, yang kemudian memicu peradangan, termasuk meningkatkan kadar hormon yang berperan di balik aktivitas kelenjar minyak di kulit.

Menariknya, peneliti juga menemukan risiko jerawat pada wanita cenderung lebih tinggi karena orang tua atau saudara kandungnya sama-sama memiliki jerawat saat dewasa.

Baca juga: Benarkah Makan Makanan Tertentu Bisa Bikin Jerawatan? Ini Kata Dokter (lll/vit)