Menurut dr Toto Imam S SpOG (K)Onk dari RSPAD Gatot Subroto, pada prinsipnya pasien kanker boleh mengonsumsi semua makanan, termasuk daging. Namun daging tersebut juga harus memiliki kreteria tertentu.
"Jadi boleh makan daging yang kalau dalam proses ternaknya nggak dikasih makan pelet atau makanan yang mengandung hormon. Itu nggak sehat," ucap dr Toto dalam perayaan Hari Ulang Tahun Cancer Information and Support Center (CISC) ke 14 di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (8/4/2017).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab, dr Toto melanjutkan, daging tersebut sudah memiliki senyawa kimia di mana bisa memicu berkembangnya sel kanker jika dikonsumsi oleh pasien kanker. Oleh sebab itu, ia menyarankan untuk berhati-hati dalam memilih daging untuk dikonsumsi.
"Sedangkan kalau nggak boleh ini itu ya habis, bisa-bisa makan tempe dan tahu aja. Terus gimana tubuh mau melawan kanker?" sambung dokter yang juga praktik di RS Hermina Jatinegara ini.
dr Toto menjelaskan perawatan dari dokter hanya memberikan bentuk perlawanan terhadap kanker dari luar. Sementara perlawanan dari dalam tubuh adalah dari daya tahan tubuh yang sumbernya dari makanan. Oleh karena itu penting bagi pasien kanker mengonsumsi segala jenis makan.
Baca juga: Ini Macam-macam Faktor Risiko Kanker Payudara (vit/vit)











































