Selasa, 03 Okt 2017 16:07 WIB

Tolak Penyalahgunaan Obat, Pengguna Twitter Ramaikan Tagar Ini

Erika Kurnia - detikHealth
Kampanye Tolak Penyalahgunaan Obat oleh RI 1 dan Bimbim Slank. Foto: Twitter @BPOM_RI
Jakarta - Peredaran obat-obatan yang disalahgunakan untuk bahan mabuk belakangan ini banyak dilaporkan telah memakan banyak korban, khususnya di kalangan generasi muda. Untuk menangkal hal tersebut, kampanye #tolakpenyalahgunaanobat dipopulerkan oleh Badan Pengawa Obat dan Makanan (BPOM) di media sosial Twitter.

Seperti banyak disiarkan bulan lalu, penyalahgunaan obat seperti PCC, Tramadol, hingga pil jin alias Zenith di beberapa daerah seperti Sulawesi dan Kalimantan memakan korban. Meski tidak seperti narkotika, obat-obatan ilegal tersebut berdampak buruk bagi fisik dan mental penggunanya.

Badan POM RI dalam akun resmi Twitter mereka memulai kampanye #tolakpenyalahgunaanobat pada hari ini. Kampanye ini juga merupakan aksi nasional pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat, yang diserukan oleh Presiden RI Joko Widodo hari ini, Selasa (3/10/2017).

Baca juga: Marak Peredaran Obat Keras secara Online, Ini Langkah BPOM

Sejumlah pengguna Twitter pun turut menggunakan tagar tersebut dan menyerukan pesan mereka. Seperti Sifora Mangamis‏ yang menulis,"jangn sampai slh dlm memilih obat demi kesehatan."

Yang lainnya seperti pemilik akun @mfandimustofa menulis, "Hidup sehat itu susah.. Hidup gak sehat itu gampang..". Bersama cuitannya, ia memposting foto dirinya yang ditambahkan banner berbunyi " Cinta Indonesia, Tolak Penyalahgunaan Obat".

"Kejahatan obat dan makanan merupakan kejahatan kemanusiaan," tulis Ditwas Prod&BB sambil menambahkan #AksiNasional.

"'Narkoba itu norak Dan kampungan', kata Bimbim Slank," saut Febri Ratna, yang mengikuti acara kampanye Tolak Penyalahgunaan Obat di Jakarta, yang dihadiri anggota band legendaris tersebut sebagai perwakilan anak muda. ‏

Baca juga: Ragam Efek Samping Penyalahgunaan Obat Penenang Benzodiazepine (up/up)
DRooftalk
×
Lebaran Dilarang Mudik
Lebaran Dilarang Mudik Selengkapnya