Selasa, 17 Okt 2017 12:05 WIB

Tertantang untuk Lari ke Kantor? Saran Pakar, Biasakan Dulu Jalan Kaki

Erika Kurnia - detikHealth
Sandiaga saat sedang lari pagi. (Foto: Muhammad Fida Ul Haq/detikcom) Sandiaga saat sedang lari pagi. (Foto: Muhammad Fida Ul Haq/detikcom)
Jakarta - Ajakan lari ke kantor, seperti yang pernah digaungkan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno, adalah hal yang positif untuk kesehatan. Tapi jangan langsung lari ke kantor kalau tidak biasa berjalan kaki jauh.

Menurut Ketua Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia (APKI), Jansen Ongko, untuk mulai menjadikan berlari sebagai rutinitas dan memperoleh manfaat kesehatannya, ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan.

"Untuk memperoleh manfaat kesehatan dari berlari, baiknya disesuaikan dengan kondisi fisik. Jadi, tidak bisa langsung ikut lari 5K, 10K. Kalau pemula harus dimulai dengan berjalan kaki dulu, karena lari itu tahapan lanjutan dari aktif berjalan kaki," terangnya.

Baca juga: Siap-siap, Seminggu Sekali Lari ke Kantor!

Kepada detikHealth, saat ditemui di Fitness Embassy, Jakarta, Selasa (17/10/2017), Jansen menyarankan agar orang-orang yang ingin mulai berlari mencoba banyak berjalan kaki terlebih dulu, setidaknya 10.000 langkah setiap hari.

"Kalau bisa berjalan kaki dulu sampai 10.000 langkah sehari. Bisa dimulai dari mencoba jalan 2.500 langkah, kemudian 7.000 langkah dan seterusnya. Baru mulai berlari ke kantor," saran Jansen.

Untuk menambah porsi berjalan kaki setiap hari, pria yang juga dikenal sebagai ahli gizi ini merekomendasikan penggunaan transportasi umum daripada pribadi.

"Menambah porsi jalan kaki bisa dilakukan dengan menggunakan transportasi umum dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi," pungkasnya.

Baca juga: Beberapa Alasan untuk Mempertimbangkan Ide Lari ke Kantor (up/up)
News Feed