Kamis, 29 Mar 2018 14:04 WIB

Ikan Makarel Mengandung Cacing, Normalkah? Ini Kata Peneliti Biota Laut

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Ikan segar bisa ada potensi mengandung parasit cacing. Foto: detikhealth Ikan segar bisa ada potensi mengandung parasit cacing. Foto: detikhealth
Jakarta - Masalah ikan makarel kaleng mengandung parasit cacing membuat kewaspadaan masyarakat bertambah. Banyak warganet yang mengutarakan bahwa bukan hanya ikan sarden maupun makarel kalengan yang dapat mengandung cacing, tapi ikan segar pun juga bisa. Benarkah demikian?

Dihubungi detikHealth melalui pesan singkat, Fahmi SPi, MPhil, peneliti biota laut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menerangkan memang ada kemungkinan ikan segar mengandung parasit, namun dengan sejumlah catatan.

"Sebenarnya ikan sama saja seperti manusia. Ada yang memiliki parasit dan ada juga yang tidak, tergantung dimana dia hidup. Kalau di habitatnya ada jenis parasit tertentu, otomatis ikan tersebut akan terkena parasit. Tapi kalau habitatnya bersih dari parasit, tentu ikannya akan bersih pula," ungkapnya.



Namun menurut Fahmi, bangsa cacing adalah salah satu jenis parasit yang mudah mati. Dengan menggunakan suhu dan waktu yang tetap, parasit cacing seperti Anisakis Sp bisa mati dengan cepat.

"Itu (Anisakis Sp) termasuk bangsa cacing, jadi agak mudah matinya. Dipanaskan pada suhu 60 derajat saja sudah mati. Artinya, cukup dimasak ikannya sampai matang (terutama bagian dalamnya) maka otomatis parasitnya akan mati," tegasnya.

Ia pun menyarankan untuk sebaiknya tidak memakan ikan mentah-mentah. Selain itu, jika ingin mengonsumsi ikan, pastikan isi perutnya sudah dibuang.

"Karena parasit paling banyak berada di usus ikan dibanding di dagingnya," tutupnya.

Dikutip dari Center of Disease Control and Prevention (CDC), infeksi cacing parasit Anisakis Sp dari makanan laut bisa dihindari dengan cara pemanasan yang cukup. Disarankan, makanan laut dimasak dengan suhu minimal 63 derajat Celcius.



(ask/up)