Menurut laporan Reuters yang dikutip pada Senin (9/4/2018) pengumuman tersebut pertama kali diunggah oleh satu akun di media sosial Wechat. Saat itu tertulis bahwa bank mencari donor pria yang "punya pola pikir baik", cinta terhadap "sosialisme serta tanah air", dan "mendukung kepemimpinan partai".
Beberapa hari kemudian unggahan tersebut diubah menghilangkan referensinya terhadap partai komunis namun tetap menyebut perlu pria dengan "karakter yang baik".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi pria yang tertarik dapat datang mendonorkan spermanya hingga tanggal 23 Mei mendatang. Setiap donor akan mendapatkan imbalan sampai sekitar Rp 12 juta.
Meski China dulu sempat menjadi salah satu negara dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi di dunia, kini negeri Tirai Bambu tersebut mengalami kemunduran. Ini karena keberhasilan program pemerintah yang dulu keras menerapkan kebijakan satu anak per keluarga.
Meski kebijakan satu anak sudah dicabut pada tahun 2015 lalu, namun hingga 2018 tidak ada peningkatan kelahiran yang berarti.
Kebanyakan pasangan muda saat ini merasa memiliki anak malah jadi beban tambahan dalam hidup sehinga memilih untuk menunda kehamilan. Hal yang terjadi juga di beberapa negara dengan pertumbuhan penduduk yang rendah.











































