Senin, 07 Mei 2018 17:06 WIB

Ilmuwan Peringatkan Kembalinya Ancaman Virus Kuno Kerabat HIV

Firdaus Anwar - detikHealth
Ilustrasi bentuk virus HTLV-1. (Foto: CNN) Ilustrasi bentuk virus HTLV-1. (Foto: CNN)
Jakarta -
Bernama human T-cell leukemia virus type 1 (HTLV-1), virus ini adalah salah satu penyakit kuno yang diketahui dapat menyebabkan leukimia dan limfoma. Jejak HTLV-1 dapat dilacak hingga pada mumi berusia 1.500 tahun namun orang-orang mungkin jarang tahu karena memang jumlah kasusnya kini sangat sedikit.
HTLV-1 menimbulkan masalah karena bekerja dengan menyerang sistem imun membuat tubuh menjadi lemah. Virus bisa ditularkan melalui hubungan seksual, transfusi darah, dan dari ibu ke anaknya lewat menyusui. Oleh karena itu peneliti menganggap HTLV-1 masih satu kerabat dengan HIV.
Dr Robert Gallo dari Institute of Human Virology di University of Maryland menyebut bahwa dunia saat ini perlu waspada karena bisa jadi HTLV-1 akan kembali mewabah. Alasannya karena ia melihat ada peningkatan kasus infeksi bahkan mencapai 40 persen pada beberapa populasi aborigin terpencil di Australia.
"Prevalensinya di luar kewajaran," ujar Dr Robert seperti dikutip dari CNN, Senin (7/5/2018).
"Tidak orang yang saya kenal berusaha mencari tahu bagaimana cara mengobati penyakit ini. Hanya sedikit upaya pembuatan vaksin, selain dari apa yang dilakukan beberapa peneliti Jepang," lanjut ilmuwan yang juga berkontribusi mengidentifikasi HTLV-1 di tahun 1979 ini.
HTLV-1 sendiri diketahui memang masih endemik di beberapa tempat di dunia seperti misalnya bagian baratdaya Jepang, Kepuluan Karibia, Brazil, Peru, Australia Tengah, dan Kolombia. Hanya saja virus sebelumnya tak pernah meledak menjadi wabah besar sehingga pada akhirnya diabaikan.


(fds/up)
News Feed
googletag.defineSlot('/4905536/detik_desktop/health/medium_rectangle2', [300, 250], 'div-gpt-ad-1534248323665-0').setTargeting('pos', ['medium_rectangle2']).addService(googletag.pubads());