Sabtu, 19 Mei 2018 09:51 WIB

Pendaki Wajib Tahu! Ragam Penyebab Terjadinya Hipotermia

Nabilla Nuri - detikHealth
Hipotermia terjadi akibat suhu yang sangat rendah. Foto: Thinkstock
Jakarta - Sempat viral berita seorang pendaki yang mengalami hipotermia karena ditinggal rekannya di Gunung Bawakareang, Sulawesi Selatan. Lalu apa sebenarnya hipotermia itu?

Hipotermia merupakan situasi di mana terjadi penurunan suhu secara mendadak. Sehingga tubuh menjadi dingin dan bisa mengalami kematian jika tidak segera ditangani.

dr Wisnu Pramudito D. Pusponegoro, SpB, dari Perhimpunan Dokter Ahli Emergensi Indonesia kepada detikHealth mengungkapkan berapa suhu inti tubuh yang normal dan apa penyebab suhu tubuh menurun (hipotermia).


"Hipotermia terjadi akibat suhu inti tubuh (core temperatur) turun dari 35 sampai 30 derajat celcius. Semakin rendah suhu tubuh maka metabolisme dalam sel menjadi berhenti," ujarnya, kepada detikHealth baru-baru ini.

Selain mengganggu metabolisme, suhu yang rendah akan menyebabkan vasokonstriksi (penyempitan pembuluh darah), yang mengakibatkan aliran darah berhenti karena jalurnya tertutup. Sehingga suplai oksigen yang dibawa oleh darah juga terhenti, menyebabkan hipoksia (kekurangan oksigen) pada sel yang berakibat sel mati.

"Dan bila banyak sel yang mati maka akan mengakibatkan kematian bagi yang mengalaminya," tuturnya.

Para pendaki gunung harus memperhatikan kemungkinan-kemungkinan penyebab hipoterimia ini dan memperhatikan penyebab-penyebab dari hipotermia.

Penyebab hipotermia salah satunya adalah kehilangan suhu tubuh, bisa disebabkab oleh radiasi (penghantaran) seperti akibat baju yang basah dan suhu lingkungan yang rendah, maka suhu tubuh akan terbuang ke lingkungan, begitu juga bila tidur pada alas yang dingin.

Yang lain adalah melalui kerusakan fungsi barrier kulit (luka bakar luas) atau pun rongga tubuh terekspos dengan dunia luar (luka terbuka pada perut) akan menyebabkan evaporasi suhu tubuh ke luar.

Terakhir, hipotermia bisa terjadi karena kekurangan cairan atau kehilangan darah dalam jumlah banyak. Hal ini akan membuat suhu tubuh menjadi turun, karena panas tubuh disebarkan ke seluruh tubuh sesuai aliran darah.

(mrs/up)