Selasa, 22 Mei 2018 09:40 WIB

3 Orang Meninggal Akibat Penyakit Langka Virus Nipah

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Virus Nipah merupakan penyakit langka yang pertama kali ditemukan di Malaysia. Kabar terbaru menyebut virus ini terdeteksi di India dan menewaskan 3 orang. Foto: ilustrasi/thinkstock Virus Nipah merupakan penyakit langka yang pertama kali ditemukan di Malaysia. Kabar terbaru menyebut virus ini terdeteksi di India dan menewaskan 3 orang. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Wabah virus Nipah mengguncang Kerala, India bagian selatan. 3 Orang dilaporkan positif meninggal karena terinfeksi virus Nipah yang ditularkan oleh kelelawar.

8 Kematian lainnya di Kerala saat ini sedang diinvestigasi apakah berkaitan dengan virus Nipah. Pinarayi Vijayan dari pemerintah Kerala meminta masyarakat untuk mengikuti imbauan yang diberikan oleh dinas kesehatan.



"Penanganan oleh dinas kesehatan sedang dilakukan untuk menyelamatkan nyawa pasien terinfeksi dan mencegah penyebaran penyakit," ungkap Vijayan, dikutip dari Channel News Asia.

Tiga orang yang meninggal berasal dari satu desa yang sama. Dua orang di antaranya adalah kakak beradik, dan satu orang lainnya adalah perawat yang merawat mereka.

Sang ayah dari kakak beradik ini diketahui masih berada di rumah sakit untuk mendapat perawatan. Mereka diduga terinfeksi setelah memakan buah yang telah digigit oleh kelelawar.

Virus nipah pertama kali ditemukan di Malaysia pada tahun 1998. Virus ini ditularkan oleh kelelawar buah, dan bisa menginfeksi manusia.

Belum ada vaksin untuk penyakit yang menyebabkan masalah pernapasan akut ini. Angkat kematian virus nipah cukup tinggi, hingga 70 persen, dan rata-rata kematian disebabkan oleh komplikasi radang otak.

(mrs/up)
News Feed