Peneliti dari University of Seville, Spanyol, menyebut dengan membekukan jus buah lalu mencairkannya lagi sebelum diminum, kadar antioksidannya mengalami penambahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika dibekukan, konsentrasi carotenoid pada jus memang lebih sedikit daripada jus segar. Namun jika jus beku tersebut dicairkan kembali, maka ada perubahan ukuran partikel yang menjadi lebih kecil, sehingga membuatnya lebih mudah diserap oleh usus," ujar peneliti Paula Mapelli, dikutip dari Daily Mail.
Kadar carotenoid pada jus segar memang ditemukan lebih banyak. Namun peneliti lainnya, Antonio Melendez menyebut tak semua carotenoid pada jus segar mudah diserap oleh tubuh.
Dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Functional Food ini, peneliti juga mengatakan proses pasteurisasi (menghangatkan cairan untuk membunuh bakteri) tidak disarankan untuk jus. Sebabnya, carotenoid justru hancur dan warna jus akan berubah.











































