Minggu, 24 Jun 2018 09:35 WIB

Bisa Ditiru, Ini Cara London Atasi Polusi Saat Berolahraga Outdoor

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Mereka yang foto pranikah dengan latar belakang polusi udara. (Foto: Instagram/banjarastudios) Mereka yang foto pranikah dengan latar belakang polusi udara. (Foto: Instagram/banjarastudios)
Jakarta - Tak dapat dipungkiri, polusi kini menjadi krisis yang dialami banyak ibukota di seluruh negara. Polusi tentu akan sangat mengganggu bagi kita yang memiliki kebiasaan berolahraga outdoor, misal berlari, jogging atau bersepeda.

Dilansir Metro UK, London sebagai salah satu ibukota tersibuk di dunia dan tahun ini mencapai limit polusinya. Menurut laporan Royal College of Physicians tahun 2016, sekitar 40 ribu kematian pertahunnya diakibatkan oleh kualitas udara yang buruk.

Udara-udara buruk ini berasal dari polusi, yang membahayakan apabila kita menghirupnya saat berolahraga. Pada Januari 2017 lalu, Walikota London Sadiq Khan mencuit di akun Twitternya perkara 'kondisi udara beracun di London yang memalukan'.



Kondisi ini memicu peringatan polusi yang sangat tinggi. Walikota Khan menyarankan pada semua orang di London dari yang rentan maupun sangat bugar dalam masalah kesehatan untuk mengurangi kegiatan berolahraga outdoor dan untuk menggunakan transportasi umum.



Yang jadi masalah justru tak semua orang menggunakan transportasi umum di kota-kota besar, seperti juga Jakarta. Ramainya kampanye 'Bike to Work', berjalan kaki ke kantor, dan juga banyak orang yang lebih menyenangi berolahraga di luar seperti saat Car Free Day (CFD).

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk tetap berolahraga di luar namun mengurangi kemungkinan kita terpapar polusi? Kota London punya solusi simpelnya, yakni:

Bisa Ditiru, Ini Cara London Atasi Polusi Saat Berolahraga OutdoorFoto: Lamhot Aritonang


1. Hindari pusat kota dan area yang sibuk

Pusat kota dan area yang sibuk biasanya ditandai dengan kemacetan. Yap, bisa kamu bayangkan setumpuk kendaraan mengeluarkan banyak gas beracun yang berkumpul di satu tempat.

Oleh karena itu, cara termudah mengurangi paparan polusi adalah menemukan rute yang lebih sepi dan lebih 'hijau' alias banyak tanaman dan pohon. Memang akan membuatmu bisa jadi berputar lebih lama, namun tubuhmu tentu saja akan menjadi lebih sehat, terutama paru-parumu.

Bisa Ditiru, Ini Cara London Atasi Polusi Saat Berolahraga OutdoorFoto: Lamhot Aritonang


2. Hindari berolahraga selama rush hour

Sudah jelas tingkat polusi lebih tinggi selama rush hour atau jam sibuk. Saat itu kendaraan lebih banyak berada di jalan akan membuatmu sangat mudah terpapar polusi dari gas beracun maka hindari berolahraga pada jam-jam ini.

Memang tidak mudah bagi para pesepeda dan pekerja 'run to work' karena waktu mereka berolahraga memang hanya di waktu rush hour. Namun ada kabar bagus: menurut sebuah studi tahun lalu, bahwa polusi di dalam mobil justru dua kali lebih buruk ketimbang polusi di luar.


Bisa Ditiru, Ini Cara London Atasi Polusi Saat Berolahraga OutdoorFoto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom


3. Pakai masker atau nggak ya?

Polusi terbuat dari materi partikel dengan berbagai macam ukuran, diukur dalam mikron. Bulu hidung kita berjasa dalam memerangkap beberapa partikel, akan tetapi makin kecil partikelnya (yang diameternya kurang dari 2,5 mikron) itulah yang makin berbahaya.

"Masker dapat membantu apabila mereka memiliki filter yang berfungsi secara benar yang bisa memerangkap partikel-partikel kecil secara efektif. Makin mahal masker yang dijual di pasaran makin efektif filternya. Akan tetapi mereka juga perlu sesuai di wajah kita," terang Prof Stephen Holgate, penasihat khusus bagi kualitas udara di Royal College of Physicians.

Sayangnya, belum tentu masker mahal tersebut dapat menangkap partikel-partikel yang sangat kecil dan berbahaya tersebut. Dan ada juga yang menyebut masker sangat mengganggu dan kurang efektif.

"Aku menggunakannya dan cukup bagus, tapi setelah setahun aku baru sadar kalau masker tersebut buruk. Tapi jika aku tak memakainya asma dan penyakit paruku bisa kambuh berhari-hari. Aku tak bisa ke mana-mana tanpa masker tersebut," ungkap Chris, seorang pesepeda di London.

Tentu saja, solusinya bukan berarti kita harus berhenti berolahraga di luar dan hidup di kota besar bukan berarti sebuah 'hukuman mati'. Seharusnya banyak yang dapat dilakukan untuk mengurangi polusi di kota kita, mulai dari menganggapnya lebih serius lagi.



(frp/up)
News Feed