Senin, 02 Jul 2018 15:26 WIB

Ciri-Ciri Pemakai Sabu, Narkoba yang Menjerat Reza Bukan

Christantio Utama - detikHealth
Foto: Artis Reza Bukan di Polres Jakbar. (Zunita-detikcom) Foto: Artis Reza Bukan di Polres Jakbar. (Zunita-detikcom)
Jakarta - Bubuk kristal atau biasa yang lebih kita kenal sebagai sabu-sabu adalah bentuk paling murni dari methamphentamine. Penggunaannya dapat berbentuk cairan dengan cara disuntikan, pil dengan menelannya atau dihisap seperti rokok.



Tonton juga 'Apa Itu Candu yang Bikin Lupa Diri?':



Secara umum, dampak negatif dari penggunaan sabu-sabu dapat dilihat dari kondisi fisik serta psikis pengguna. Di samping itu, efek samping sabu-sabu akan merusak organ dalam manusia.

Mengutip dari ABC, Dr Nicole Lee dari Curtin University's National Drug Research Institute mengungkapkan bahwa "secara fisik pengguna sabu-sabu akan terlihat menghela nafas secara cepat, temperatur tubuh meningkat, mulut kering, mabuk serta mual-mual. Sedangkan jika dilihat dari psikis, pengguna akan terlihat gelisah atau cemas, lebih agresif dari biasanya dan memusuhi orang di sekitarnya."

Lebih jauh, apabila pengguna meningkatkan dosis pemakaian secara berkala efek samping yang ditimbulkan lebih berbahaya. Dampak paling buruknya berujung maut karena bisa merusak organ vital di tubuh manusia.

"Kalau sudah sampai pada tahap kritis atau overdosis, pengguna bisa mengalami gagal jantung dan stroke yang menyebabkan kematian," kata Dr Nicole.

Butuh sekitar 10 sampai 14 hari untuk melakukan upaya detoksifikasi sabu-sabu, 2 kali lebih lama jika dibandingkan dengan narkoba jenis lainnya.


Ciri-Ciri Pemakai Sabu, Narkoba yang Menjerat Reza Bukan
(fds/fds)