Kamis, 12 Jul 2018 18:15 WIB

Rahasia Orang Okinawa Bisa Hidup Sehat Hingga Usia 90 Tahun

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Apakah orang-orang di sekitarmu termasuk dalam pertemanan sehat yang positif? Atau justru mereka membawa pengaruh negatif yang membuatmu uring-uringan tiap hari?

Kesehatan jasmani tak lepas dari kesehatan mental kita sehari-hari. Orang-orang di sekitar kita punya pengaruh yang cukup kuat kepada kesehatan mental kita dan juga dalam memberikan efek positif maupun negatif pada hidup kita.

Peneliti telah menemukan beberapa sikap kesehatan kita menular dan bahwa jejaring sosial kita baik pribadi maupun online dapat mempengaruhi tingkat obesitas, kecemasan dan rasa bahagia. Baru-baru ini juga ditemukan bahwa rutinitas harian seseorang sangat kuat dipengaruhi oleh jejaring sosial mereka.

Seorang penulis dari National Geographic mengkaji kebiasaan kesehatan dari seseorang yang hidup pada blue zone atau zona biru, sebutan bagi area di mana orang-orang yang hidup lebih panjang dari rata-rata. Ia mencatat bahwa pertemanan sehat dan positif merupakan tema umum di zona biru


"Teman dapat memberikan pengaruh yang dapat diukur dan berkelanjutan pada kebiasaan sehat dalam cara yang tak bisa dilakukan diet," tutur Dan Buettner, sang penulis dan peneliti, dikutip dari New York Times.

Misalnya seperti di Okinawa, Jepang, di mana ekspektasi hidup bagi wanita berkisar pada usia 90 tahun. Kisaran ini menjadi yang tertua di dunia, dan satu budaya yang berpengaruh adalah moai.

Moai merupakan salah satu bentuk jejaring sosial di mana sebuah kelompok yang beranggotakan lima kawan menawarkan sosial, logistik, emosional dan bahkan dukungan finansial seumur hidup. Buettner menyebut moai merupakan ideologi yang sangat kuat apalagi sudah ditanamkan sejak mereka masih bayi.

Dalam penelitian tersebut, Buettner bekerja bersama para petugas kesehatan dan federal yang berwenang. Tim ini membuat kuis untuk membantu orang-orang menilai dampak positif dari jejaring sosial mereka.


Tujuannya tidak untuk membuang pertemanan yang tidak sehat, namun untuk mengidentifikasi orang-orang dalam hidupmu yang punya nilai lebih tinggi dan disarankan untuk menghabiskan waktu lebih banyak dengan mereka.

Mereka juga mempraktekkan moai di beberapa negara, mengumpulkan beberapa orang yang ingin mengubah kebiasaan sehatnya selama 10 minggu. Hasilnya ada beberapa moai yang berlangsung lama hingga bertahun-tahun lamanya bahkan masih berlanjut hingga sekarang dalam mempengaruhi kesehatan masing-masing anggota.

"Aku tak sependapat bahwa hal terkuat yang bisa kamu lakukan untuk menambahkan tahun-tahun yang sehat adalah untuk mengkurasi jejaring sosialmu. Secara umum kamu menginginkan teman yang bisa kamu ajak mengobrol seru dan berarti," tuturnya lagi.

Buettner menyebut pertemanan sehat lebih baik ketimbang obat-obatan apapun atau bahkan suplemen anti penuaan. Ia menyarankan untuk berfokus pada tiga sampai lima teman di dunia nyata ketimbang mempertahankan teman di Facebook.




(frp/up)
News Feed