Selasa, 14 Agu 2018 19:36 WIB

Kemenkes Akan Investigasi Bocah 'Lumpuh' di Aceh Usai Imunisasi MR

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi suntik (Foto: thinkstock) Ilustrasi suntik (Foto: thinkstock)
Topik Hangat Fatwa Mubah Vaksin MR
Jakarta - Bocah bernama Helmi (7) asal Aceh dikabarkan tak bisa menggerakkan kaki usai menjalani suntik vaksin Measles Rubella (MR). Hingga saat ini pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI belum bisa memberikan komentar. Pasalnya sedang dilakukan investigasi guna menyelidiki lebih jauh mengenai kasus Helmi.

"Saya belum dapat laporan dari Komnas dan Komda KIPI, jadi belum bisa komentar. Sedang saya minta untuk investigasi," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) Kemenkes RI, Anung Sugihantono, MKes, kepada detikHealth, Selasa (14/8/2018).

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, dr Kirana Pritasari, MQIH, juga mengaku belum mendapatkan informasi. Namun ia menyebutkan jika ada kasus seperti itu terjadi pasti akan langsung dilaporkan dan diverifikasi.

"Nanti ada tim yang dateng untuk verifikasi. Apa betul kejadian itu memang karena imunisasi atau bukan. Nanti KIPI itu yang akan melaporkan, yang memverifikasi," terang Kirana.



Kirana menanggapi efek samping vaksin yang sedang merebak di kalangan masyarakat dengan menegaskan bahwa vaksin telah diuji, terutama dari efek sampingnya. Sehingga vaksin sudah pasti terjamin amannya.

Pada malam hari usai disuntik, tubuh bocah asal Kabupaten Pidie ini kembali mengalami panas. Kondisinya bertambah buruk pagi hari besoknya karena kedua kakinya sudah tidak dapat digerakkan dan akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Kondisi Helmi kini dilaporkan mulai membaik dan kedua kakinya dapat digerakkan kembali. Sejumlah pihak terkait menegaskan kejadian yang dialami Helmi tidak ada hubungannya dengan vaksin MR.

(frp/up)
Topik Hangat Fatwa Mubah Vaksin MR
News Feed