Rabu, 15 Agu 2018 10:30 WIB

Demi Lovato Dilaporkan Overdosis Oksikodon dan Fentanil, Obat Apakah Itu?

Firdaus Anwar - detikHealth
Demi Lovato diketahui sudah lama berkutat dengan narkotika. (Foto: Getty Images) Demi Lovato diketahui sudah lama berkutat dengan narkotika. (Foto: Getty Images)
Jakarta - Pada akhir bulan Juli lalu penyanyi terkenal Demi Lovato dilarikan ke rumah sakit karena kasus overdosis obat. Demi tak sadarkan diri saat pertama kali ditemukan namun kini kondisinya membaik dan dalam rehabilitasi.

Dikutip dari TMZ, belakangan Demi disebut overdosis karena obat oksikodon yang dicampur dengan fentanil. Obat ini juga disebut jadi penyebab kematian artis Prince dan rapper Lil Peep.

Sebetulnya apa itu oksikodon dan fentanil? Dikutip dari situs resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, keduanya adalah zat analgesik opioid yang biasa digunakan untuk pereda nyeri. Disebut opioid karena bekerja mirip seperti morfin beserta juga risikonya.



Seseorang yang menyalahgunakan obat-obat tersebut dapat mengalami rasa nyaman (euforia) tapi juga ketergantung. Oleh karena itu biasanya obat hanya diberikan terkontrol pada pasien kanker dengan nyeri kronis yang sulit ditangani atau kasus serupa.

"Berbagai analgesik opioid memiliki banyak efek samping yang sama walaupun ada perbedaan kualitatif dan kuantitatif. Yang paling sering, di antaranya mual, muntah, konstipasi, dan rasa mengantuk. Dosis yang lebih besar menimbulkan depresi napas dan hipotensi," tulis Pusat Informasi Obat Nasional BPOM dikutip Rabu (15/8/2018).

"Penggunaan berulang dapat mengakibatkan ketergantungan dan toleransi, tapi ini bukan alasan tidak digunakannya dalam mengatasi nyeri pada penyakit terminal," lanjutnya.

Dalam kasus Demi Lovato beruntung dirinya cepat ditemukan dan mendapat perawatan medis. Ia diberikan obat darurat naloxone yang bisa mengurangi dampak overdosis akibat penggunaan narkotika.






Tonton juga 'Demi Lovato Akhirnya Siap Rehabilitasi Setelah Overdosis':

[Gambas:Video 20detik]

(fds/up)
News Feed